Pernah dideportasi, paman Obama berupaya tinggal di AS
Rabu, 04 Desember 2013 - 12:09 WIB
Pernah dideportasi, paman Obama berupaya tinggal di AS
A
A
A
Sindonews.com – Oyango Obama, paman Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, terus berupaya untuk meminta izin resmi tinggal di AS. Oyango yang berasal dari Kenya, beberapa tahun silam pernah dideportasi dari AS karena tinggal di AS secara ilegal.
Mengutip laman Bosten Globe, kemarin, Oyango yang berusia 69 tahun adalah saudara tiri dari ayah Barack Obama. Hakim Imigrasi Federal AS, Leonard Shapiro, menyatakan, bahwa Onyango Obama memenuhi syarat secara hukum untuk tinggal di AS.
Onyango Obama memasuki AS pada tahun 1963 dengan visa pelajar. Dia kemudian pergi dari AS tahun 1970. Setelah itu, aparat AS mengeluarkan perintah deportasi kepadanya pada tahun 1986 dan 1989.
Namun, Oyango Obama nekat tetap tinggal di AS secara ilegal, setelah kalah dalam sidang banding pada tahun 1992. Kasusnya muncul lagi pada tahun 2011 lalu, di mana dia ditangkap saat mengemudi dalam kondisi mabuk di Framingham, Massachusetts, di luar Boston.
Dalam sebuah sidang kemarin, Oyango Obama membut kesaksian yang mengejutkan hakim. ”Saya punya keponakan. Dia adalah Presiden Amerika Serikat,” kata Oyango Obama.
Oyango mengklaim pernah bersama dengan keponakannya itu selama tiga minggu pada tahun 1980. Namun, klaim Oyango bertentangan dengan pernyataan resmi Gedung Putih, di mana Barack Obama belum pernah bertemu dengan pamannya.
Mengutip laman Bosten Globe, kemarin, Oyango yang berusia 69 tahun adalah saudara tiri dari ayah Barack Obama. Hakim Imigrasi Federal AS, Leonard Shapiro, menyatakan, bahwa Onyango Obama memenuhi syarat secara hukum untuk tinggal di AS.
Onyango Obama memasuki AS pada tahun 1963 dengan visa pelajar. Dia kemudian pergi dari AS tahun 1970. Setelah itu, aparat AS mengeluarkan perintah deportasi kepadanya pada tahun 1986 dan 1989.
Namun, Oyango Obama nekat tetap tinggal di AS secara ilegal, setelah kalah dalam sidang banding pada tahun 1992. Kasusnya muncul lagi pada tahun 2011 lalu, di mana dia ditangkap saat mengemudi dalam kondisi mabuk di Framingham, Massachusetts, di luar Boston.
Dalam sebuah sidang kemarin, Oyango Obama membut kesaksian yang mengejutkan hakim. ”Saya punya keponakan. Dia adalah Presiden Amerika Serikat,” kata Oyango Obama.
Oyango mengklaim pernah bersama dengan keponakannya itu selama tiga minggu pada tahun 1980. Namun, klaim Oyango bertentangan dengan pernyataan resmi Gedung Putih, di mana Barack Obama belum pernah bertemu dengan pamannya.
(mas)