Taliban puji Presiden Afghanistan

Rabu, 04 Desember 2013 - 03:19 WIB
Taliban puji Presiden...
Taliban puji Presiden Afghanistan
A A A
Sindonews.com – Gerilyawan Taliban yang selama ini memerangi Pemerintah Afghanistan dan pasukan pimpinan NATO di negara itu, memuji Presiden Hamid Karzai karena menunda persetujuan perjanjian keamanan dengan Amerika Serikat.

"Sikap Karzai soal kesepakatan keamanan menunjukkan, bahwa ia telah menyadari permintaan dari rakuay Afghanistan yang menolak pasukan invasi dan Afghanistan tidak pernah menerima pasukan invasi di tanah mereka," sebut pernyataan Taliban yang ditulis dalam bahasa Pashtun, salah satu dari dua bahasa resmi Afghanistan

Dalam pernyataan Taiban yang dikirim ke media pada Selasa (3/12/2013) itu, juga menggambarkan kalau kehadiran pasukan asing di Afghanistan adalah penyebab utama krisis di negara tersebut. Taliban juga menyerukan penarikan total pasukan AS dan sekutunya dari wilayah Afghanistan.

Sebelumnya, AS mendesak Karzai untuk meneken kesepakatan keamanan sebelum akhir tahun 2013. Namun, Karzai menyatakan, baha perjanjian itu tidak akan ditandatangani sampai setelah pemilihan presiden Afghanistan pada 5 April 2014.
(esn)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
1 jam yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
3 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
4 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
8 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
9 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved