Anggap tak konstitusional, PM Thailand menolak mundur

Senin, 02 Desember 2013 - 15:20 WIB
Anggap tak konstitusional,...
Anggap tak konstitusional, PM Thailand menolak mundur
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra akhirnya menjawab tutuntan para demonstran. Yingluck menolak mengundurkan diri dari jabatannya, seperti yang dituntut para demonstran.

Menurutnya, tuntutan yang tidak berdasarkan konsitusi tidak bisa dia wujudkan. Kendati demikian, dia tetap membuka pintu dialog dengan para demonstran. ”Yang bisa saya lakukan untuk membuat orang bahagia, saya bersedia untuk melakukan itu. Tapi, sebagai perdana menteri, apa yang bisa saya lakukan harus di bawah konstitusi,” kata Yinglcuk, seperti dikutip BBC, Senin (2/12/2013).

Kendati menolak mengundurkan diri, adik dari bekas PM Thailand Thaksin Shinawatra itu, menegaskkan, bahwa militer bersikap netral dalam krisis politik yang melanda Bangkok dalam sepekan ini. ”Pihak militer telah memposisikan diri sebagai netral dan ia ingin untuk melihat ini secara damai,” kata Yingluck, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Sementara itu, massa anti-pemerintah hari ini juga kembali mendatangi kantor Yinglcuk dan terlibat bentrok dengan polisi anti-huru hara. Polisi Thailand menembakkan peluru karet dan meriam air, untuk menghalau para demonstran yang mencoba merangsek ke kantor Yinglcuk.

”Kami bergantian, antara menembakan meriam air, dan peluru karet. Peluru karet yang digunakan, hanya di satu daerah saja, di jembatan dekat Kantor Perdana Menteri,” kata Kepala Keamanan Thailand, Paradorn Pattanathabutr.

Namun, para demonstran mengaku juga dilempari granat kejut. Para demonstran anti-pemerintah telah menetapkan hari Minggu sebagai "Hari Kemenangan" untuk menggulingkan Pemerintah Yingluck, meski upaya itu belum berhasil.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved