Ingin berstatus Eropa, rakyat Ukraina bikin rantai manusia

Sabtu, 30 November 2013 - 12:26 WIB
Ingin berstatus Eropa,...
Ingin berstatus Eropa, rakyat Ukraina bikin rantai manusia
A A A
Sindonews.com – Puluhan ribu rakyat Ukraina secara simbolis mengulurkan tangan satu sama lain membentuk rantai manusia. Demonstrasi damai itu dilakukan, karena mereka menginginkan status Ukraina masuk dalam Uni Eropa.

Aksi yang dilakukan mulai di Kiev Independence Square dan bersambung ke jalan-jalan utama di negara itu. ”Ini berarti bahwa mayoritas penduduk Ukraina ingin berada di Eropa,” kata Andrii Grytsiuk, seorang mahasiswa Lviv, Ukraina.

Sekitar 100 orang bahkan menyeberangi perbatasan Ukraina-Polandia untuk memperpanjang rantai manusia yang menembus Uni Eropa. ”Puluhan ribu orang terkunci tangan di semua kota dari Kiev ke perbatasan barat,” kata salah satu penyelenggara aksi rantai manusia, Oleksandr Pakhalchuk.

Ukraina yang merupakan percahan Uni Soviet gagal berintegrasi dengan Uni Eropa, setelah Presiden Viktor Yanukovich enggan menandatangani kesepakatan perdagangan bebas Uni Eropa. Yanukovich, melakukan hal itu, diduga karena terikat perjanjian dengan Rusia.


Reuters, pada Sabtu (30/11/2013), melaporkan, massa yang melakukan aksi membuat rantai manusia itu menyebut, Presiden Yanukovich telah ”mencuri mimpi” rakyat Ukraina yang ingin berintegrasi lebih dekat dengan Eropa. Di Independence Square, sekitar 10 ribu massa meneriakkan “Ukraina adalah
Eropa".

“Hari ini mereka mencuri mimpi kita, mimpi kita hidup secara normal sebagai warga negara,” kata juara tinju kelas berat Vitaly Klitschko, yang merupakan calon Presiden Ukraina 2015, saat ikut demonstrasi.

”Eropa adalah jalan keluar dari kekacauan yang kita hadapi, jalan keluar dari korupsi yang telah menggerogoti negara kita,” kata Andrey Dobrolet, 41, seorang pengacara. “Tapi sekarang kita melihat warna sebenarnya dari orang yang berkuasa,” lanjut dia mengkritik Presiden Yanukovich.
(mas)
Berita Terkait
Di Tengah Perang dengan...
Di Tengah Perang dengan Ukraina, Video Rusia Unjuk Kekuatan Militer Beredar
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Kedutaan Ukraina untuk...
Kedutaan Ukraina untuk Indonesia Rilis Video Kerusakan akibat Agresi Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Terjebak Perang, 9 WNI...
Terjebak Perang, 9 WNI Warga Binjai Minta Tolong Dievakuasi dari Ukraina
Rusia Menembak Jatuh...
Rusia Menembak Jatuh 2 Jet Tempur MiG-29 Angkatan Udara Ukraina di Kherson
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
1 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
3 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
4 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
5 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved