AS kecam pidato Khamenei

Jum'at, 22 November 2013 - 14:24 WIB
AS kecam pidato Khamenei
AS kecam pidato Khamenei
A A A
Sindonews.com - Samantha Power, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB mengecam pernyataan yang diungkapkan Pemimpin Tertinggi Spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Kamis (22/11/2013).

"Biar saya perjelas, kecaman kepada komentar Ayatollah yang sangat menjijikan itu," ungkap Power kepada CNN dalam acara "New Day". "Yang akan saya katakan adalah, bahwa kami sangat tidak percaya dengan komentar tersebut, yang datang di saat perundingan nuklir berjalan maju," lanjutnya.

"Itu sebabnya, kami menempatkan negosiasi di tempat pertama. Tentunya untuk memastikan, bahwa rezim tersebut tidak dapat memperoleh senjata nuklir yang tidak hanya mengancaman Israel, tapi juga untuk wilayah yang lebih luas dan manusia," papar Power.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, tidak mengecam komentar Khamanei. Namun, ia menyatakan rasa tidak setuju. "Jelas, kita sangat tidak setuju (dengan pernyataan Khamenei)," ungkap Kerry kepada Komite Senat Hubungan Luar Negeri AS.

Menurut Kerry, itu adalah sebuah inflamasi dan tidak perlu dilakukan. "Menurut saya, saat ini kita sedang mengupayakan sebuah negosiasi dan mencari tahu apa yang bisa kita lakukan agar mencapai sebuah kesepakatan. Hal terakhir yang perlu kita lakukan adalah mengkaji ulang," lanjutnya.

"Tentu kami tidak habis pikir dengan yang telah terjadi. Ungkapan itu menantang akal, norma kesopanan, keadilan dan kejujuran. Kami sudah melewati ini sebelumnya, seperti kami dengan pernyataan sebelumnya tentang Holocaust yang sangat menggangu," imbuh Kerry.

Seperti diketahui, dalam pidato terbaru di sebuah acara militer, Khamenei membuat komentar meremehkan Israel dan menuduh AS meluncurkan serangan nuklir terhadap Jepang saat mereka telah menyerah dalam Perang Dunia II.

Khamanei mengatakan kepada komandan milisi Iran, bahwa, musuh bebuyutan Iran adalah Israel dan mereka ditakdirkan untuk runtuh. "Anjing gila dari Timur Tengah dan sejumlah pemimpinnya tidak layak disebut sebagai manusia," kecam Khamenei. Ia juga mengatakan kematian bagi Amerika, kematian bagi Israel dan menyebut orang Yahudi bukanlah manusia.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
10 menit yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
52 menit yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
1 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
1 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
1 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved