Jelang perundingan nuklir Iran, Cameron telepon Rouhani

Rabu, 20 November 2013 - 17:28 WIB
Jelang perundingan nuklir...
Jelang perundingan nuklir Iran, Cameron telepon Rouhani
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron menelepon Presiden Iran, Hassan Rouhani, Selasa (20/11/2013) malam. Sikap Cameron menjadikan dia perdana menteri Inggris pertama yang menelepon pemimpin Iran, setelah lebih satu dekade. Demikian diungkap seorang Juru Bicara Downing Street dalam sebuah pernyataan.

"Sore ini, PM (Cameron) menjadi PM Inggris pertama yang menghubungi Presiden Irana, setelah lebih dari satu dekade. Hal itu terjadi jelang perundingan nuklir Iran di Jenewa," ungkap seorang Juru Bicara Downing Street dalam sebuah pernyataan.

Juru Bicara tersebut mengatakan, dalam pembicaraan tersebut keduanya sepakat untuk meningkatkan hubungan selangkah demi selangkah dan secara timbal balik, hal itu terjadi setelah kedua negara sepakat untuk saling bertukar diplomat non-residen demi memperbaiki hubungan yang terputus setelah serangan terhadap kedutaan besar Inggris di Teheran pada 2011.

Juru Bicara tersebut melanjutkan seputar perundingan nuklir Iran, keduanya sepakat bahwa perundingan maraton yang digelar antara Iran dengan P5+1(lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman) telah mencapai kemajuan signifikan. Dalam putaran baru perundingan nuklir Iran yang akan digelar besok, penting untuk mencapai sebuah kesempatan.

"Cameron menggaris bawahi perlunya bagi Iran untuk menangani keprihatinan masyarakat internasional mengenai program pengayaan nuklir Iran, termasuk kebutuhan untuk lebih bersikap transparan,"

"Soal masalah Suriah, keduanya sepakat untuk menciptakan solusi politik untuk mengakhiri pertumpahan darah di sana," lanjutnya.

Perdana Menteri Inggris terakhir yang melakukan pembicaraan langsung dengan pemimpin Iran sebelumnya adalah Tony Blair. Pembicaraan tersebut terjadi pada 2002 lalu, saat kursi Presiden Iran dijabat oleh Mohammad Khatami.
(esn)
Berita Terkait
Ledakan di Beirut Jadi...
Ledakan di Beirut Jadi Titik Balik Perubahan Libanon
Aksi Demonstrasi Berlangsung...
Aksi Demonstrasi Berlangsung Ricuh di Libanon
SBY Dukung Langkah Prabowo...
SBY Dukung Langkah Prabowo Desak PBB Investigasi Gugurnya 3 Prajurit TNI di Libanon
RS Gaza hancur, 500...
RS Gaza hancur, 500 Tewas, Warga Libanon Protes
Tarian Sufi di Tanah...
Tarian Sufi di Tanah Libanon: Harmoni Gerakan dan Spiritualitas
Lebanon Luncurkan Mobil...
Lebanon Luncurkan Mobil Listrik, Terinspirasi Masjid Al-Aqsa
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
1 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
2 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
3 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
6 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved