Israel siap gunakan alat penembak rudal dalam jarak 200 km
Rabu, 20 November 2013 - 15:47 WIB
Israel siap gunakan alat penembak rudal dalam jarak 200 km
A
A
A
Sindonews.com – Para pejabat Israel pada Rabu (20/11/2013), mengatakan sistem pencegat rudal baru bernama Sling David, yang merupakan hasil kerjasama dengan Amerika Serikat lolos uji.
Sistem pencegat rudal Sling David itu, diklaim untuk melawan ancaman rudal dari pasukan Suriah dan militan Hizbullah Libanon yang didukung gerilyawan Iran. Kehebatan sistem atau alat itu, adalah mampu menembak jatuh rudal musuh dalam jarak 100 km hingga 200 km.
Sistem baru itu akan menemani sistem pencegat roket yang dimiliki Israel sebelumnya, yakni, Iron Dome. Uji terbaru sistem pencegat rudal Sling David dilakukan setelah memanasnya polemik nuklir Iran. Israel meyakini, Iran mampu membuat bom atom atau bom nuklir dengan melakukan pengayaan uranium, meski hal itu dibantah Iran.
“David Sling ‘menenggak’ rudal balistik jarak pendek dalam tes pagi ini di selatan Israel,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, seperti dikutip Reuters.
”Keberhasilan tes ini merupakan tonggak utama dalam pengembangan dari Sistem Senjata Sling Davids, dan membuat Israel yakin untuk mengalahkan ancaman rudal balistik,” lanjut pernyataan kementerian itu.
Sistem pencegat rudal Sling David diproduksi oleh perusahaan Sistem Pertahanan Rafael Ltd yang bekerjasama dengan perusahaan AS, Raytheon Co. Perusahaan Rafael itulah yang juga membuat Iron Dome yang jadi andalan Israel selama perang di Gaza tahun lalu.
Sistem pencegat rudal Sling David itu, diklaim untuk melawan ancaman rudal dari pasukan Suriah dan militan Hizbullah Libanon yang didukung gerilyawan Iran. Kehebatan sistem atau alat itu, adalah mampu menembak jatuh rudal musuh dalam jarak 100 km hingga 200 km.
Sistem baru itu akan menemani sistem pencegat roket yang dimiliki Israel sebelumnya, yakni, Iron Dome. Uji terbaru sistem pencegat rudal Sling David dilakukan setelah memanasnya polemik nuklir Iran. Israel meyakini, Iran mampu membuat bom atom atau bom nuklir dengan melakukan pengayaan uranium, meski hal itu dibantah Iran.
“David Sling ‘menenggak’ rudal balistik jarak pendek dalam tes pagi ini di selatan Israel,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Israel, seperti dikutip Reuters.
”Keberhasilan tes ini merupakan tonggak utama dalam pengembangan dari Sistem Senjata Sling Davids, dan membuat Israel yakin untuk mengalahkan ancaman rudal balistik,” lanjut pernyataan kementerian itu.
Sistem pencegat rudal Sling David diproduksi oleh perusahaan Sistem Pertahanan Rafael Ltd yang bekerjasama dengan perusahaan AS, Raytheon Co. Perusahaan Rafael itulah yang juga membuat Iron Dome yang jadi andalan Israel selama perang di Gaza tahun lalu.
(mas)