Soal penyadapan, SBY: PM Australia anggap remeh

Selasa, 19 November 2013 - 09:28 WIB
Soal penyadapan, SBY:...
Soal penyadapan, SBY: PM Australia anggap remeh
A A A
Sindonews.com - Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi keras atas dugaan penyadapan mata-mata Australia terhadap dirinya. Dia menyayangkap sikap Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengangap remeh tindakan penyadapan itu.

“Saya juga menyayangkan pernyataan PM Australia yang menganggap remeh penyadapan terhadap Indonesia, tanpa rasa bersalah,” tulis Yudhoyono via akun Twitter-nya, @SBYudhoyono, beberapa jam lalu.

”Tindakan AS (Amerika Serikat) & Australia sangat mencederai kemitraan strategis dgn Indonesia, sesama negara demokrasi,” lanjut tweet SBY.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari bocoran dokumen whistleblower NSA, Edward Snowden, mata-mata Australia diduga menguping catatan telepon genggam SBY dan istrinya, Herawati Kristiani (Ani Yudhoyono). Selain itu, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri senior juga jadi target penyadapan mata-mata Australia.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty M. Natalegawa dalam jumpa pers kemarin, sudah menginstruksikan kepada Dubes Indonesia di Australia Nadjib Riphat Kesoema untuk pulang ke Jakarta. Dubes Nadjib juga nantinya juga akan diminta menjelaskan, apa yang sebenarnya dilakukan pihak Australia terhadap Indonesia.

”Ini adalah tindakan yang tidak bersahabat sebagai mitra strategis Indonesia,” ucap Menteri Marty, dalam jumpa pers di ruang Nusantara, kantor Kemlu RI, kemarin sore.

Marty mengatakan, insiden penyadapan tersebut sangat mencederai dan melabrak Pemerintah Indonesia. ”Terlepas dalam hubungan antar bangsa, bukankah setiap kita memiliki hak privasi dan kita tidak menginginkan pembicaraan pribadi kita disadap oleh siapapun," lanjutnya.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
5 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
56 menit yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
3 jam yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved