Pejabat top Suriah bahas rencana perundingan damai di Moskow
Senin, 18 November 2013 - 17:42 WIB
Pejabat top Suriah bahas rencana perundingan damai di Moskow
A
A
A
Sindonews.com – Sejumlah pejabat penting Pemerintah Suriah, menggelar pertemuan dengan diplomat Rusia di Moskow, Senin (18/11/2013). Pertemuan itu membahas rencana perundingan damai antara kubu rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan kubu oposisi atau pemberontak.
Para pejabat penting Suriah yang terlibat pembicaraan di Moskow itu, antara lain, penasihat Presiden Bashar al – Assad, Buthaina Shaaban dan Wakil Menteri Luar Negeri Faisal Muqdad. Mereka menggellar pembicaraan dengan Gennady Gatilov dan Mikhail Bogdanov, yang keduanya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia.
Kantor berita RIA Novosti melaporkan, delegasi Suriah telah meninggalkan Stalin (gedung pencakar langit Kementerian Luar Negeri Rusia) tanpa menyampaikan komentar. Belum ada kejelasan apakah akan ada pembicaraan lanjutan setelah pertemuan hari ini.
Namun, seorang pejabat rezim Suriah telah mengatakan sebelumnya, bahwa pembicaraan akan fokus pada persiapan untuk konferensi perdamaian yang diusulkan digelar di Jenewa atau Konferensi Jenewa II untuk Suriah.
Menurut kubu oposisi Suriah, Rusia juga mengundang Presiden Oposisi Koalisi Nasional Suriah, Ahmed Jarba ke Moskow mulai 18 hingga 21 November 2013. Jadwal itu bersamaan dengan pertemuan para pejabat Assad dengan pejabat Rusia hari ini.
”Kepala oposisi sangat tertarik pada undangan itu, tapi dengan menyesal tidak bisa untuk mengunjungi Moskow pada hari Senin , karena komitmen resmi telah ditetapkan,” ujar penasihat kubu oposisi, Munzer Aqbiq kepada AFP, kemarin.
Konferensi Jenewa II yang dimediatori Rusia dan Amerika Serikat bertujuan untuk mempertemukan para pejabat oposisi dan pejabat rezim Assad ke meja perundingan. Konferensi itu diklaim untuk mengakhiri konflik sipil di Suriah.
Para pejabat penting Suriah yang terlibat pembicaraan di Moskow itu, antara lain, penasihat Presiden Bashar al – Assad, Buthaina Shaaban dan Wakil Menteri Luar Negeri Faisal Muqdad. Mereka menggellar pembicaraan dengan Gennady Gatilov dan Mikhail Bogdanov, yang keduanya merupakan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia.
Kantor berita RIA Novosti melaporkan, delegasi Suriah telah meninggalkan Stalin (gedung pencakar langit Kementerian Luar Negeri Rusia) tanpa menyampaikan komentar. Belum ada kejelasan apakah akan ada pembicaraan lanjutan setelah pertemuan hari ini.
Namun, seorang pejabat rezim Suriah telah mengatakan sebelumnya, bahwa pembicaraan akan fokus pada persiapan untuk konferensi perdamaian yang diusulkan digelar di Jenewa atau Konferensi Jenewa II untuk Suriah.
Menurut kubu oposisi Suriah, Rusia juga mengundang Presiden Oposisi Koalisi Nasional Suriah, Ahmed Jarba ke Moskow mulai 18 hingga 21 November 2013. Jadwal itu bersamaan dengan pertemuan para pejabat Assad dengan pejabat Rusia hari ini.
”Kepala oposisi sangat tertarik pada undangan itu, tapi dengan menyesal tidak bisa untuk mengunjungi Moskow pada hari Senin , karena komitmen resmi telah ditetapkan,” ujar penasihat kubu oposisi, Munzer Aqbiq kepada AFP, kemarin.
Konferensi Jenewa II yang dimediatori Rusia dan Amerika Serikat bertujuan untuk mempertemukan para pejabat oposisi dan pejabat rezim Assad ke meja perundingan. Konferensi itu diklaim untuk mengakhiri konflik sipil di Suriah.
(mas)