Militan Suriah keliru penggal kepala sesama pemberontak

Jum'at, 15 November 2013 - 12:28 WIB
Militan Suriah keliru...
Militan Suriah keliru penggal kepala sesama pemberontak
A A A
Sindonews.com – Militan radikal anti-Presiden Suriah Bashar al-Assad, keliru memenggal kepala sesama militan anti-Assad. Militan yang memenggal kepala sesama pemberontak Suriah itu mengira, korban adalah pasukan loyalis Assad.

Demikian pernyataan kelompok militan radikal yang terkait al-Qaeda di Suriah yang dirilis online. Rilis dalam bentuk video online, menunjukkan adegan mengerikan, di mana seorang militan memegang benda yang diduga kepala korban yang dipenggal.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, insiden itu terjadi awal pekan ini. Korban, diketahui bernama Mohammed Fares, militan anti-Pemerintah Suriah. Korban sebelumnya terluka dalam bentrokan melawan Tentara Suriah.

CNN, pada Jumat (15/11/2013), melaporkan, pernyataan kelompok militan radikal itu dilansir kemarin, oleh seorang juru bicara kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIS) yang berafiliasi dengan al-Qaeda. Menurut juru bicara itu, setelah insiden pemenggalan kepala Fares, kelompok itu menyerukan pengampunan bagi si pemenggal.

”Kami meminta Tuhan untuk menerima Mohammed Fares dalam Kerajaan-Nya, dan mengampuni saudara-saudaranya yang berusaha untuk menyingkirkan kami dari musuh-musuh Tuhan dan musuh-musuh kita,” kata Omar Al-Qahatani juru bicara kelompok itu, dalam pernyataan berbahasa Arab.

Dalam pernyataan, Qathani mengatakan, Fares meneriakkan nama dua tokoh yang dihormati kaum Muslim Syiah, ketika ia tiba dalam kondisi terluka di sebuah rumah sakit darurat. Teriakan dua nama itulah, yang memicu militan anti-Assad menganggap Fares sebagaipasukan Assad.

Dalam video online terpisah, dua militan dari ISIS menunjukkan benda yang diduga kepala orang berjenggot yang dipenggal di kerumunan orang di kota Aleppo, Suriah.

“Dia adalah pejuang relawan Syiah Irak yang masuk kelompok tentara Bashar al - Assad,” teriak seorang pemuda yang mengacungkan pedang di salah satu tangan, dan tangan lainnya memegang kepala yang dipenggal.
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
1 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
3 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
3 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
3 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
4 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
4 jam yang lalu
Infografis
Yossi Cohen, Mantan...
Yossi Cohen, Mantan Kepala Mossad yang Menantang Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved