Hollande & Obama desak Iran untuk terima kesepakatan nuklir
Kamis, 14 November 2013 - 08:00 WIB
Hollande & Obama desak Iran untuk terima kesepakatan nuklir
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Prancis Francois Hollande dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama pada Kamis (14/11/2013), akan bersama-sama mendesak Iran untuk menerima kesepakatan yang disajikan oleh kekuatan dunia mengenai program nuklirnya.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh kantor Hollande, Rabu (13/11/2013), setelah kedua pemimpin itu melakukan percakapan telepon. Keduanya juga menyatakan dukungan untuk teks perjanjian yang diajukan oleh kekuatan dunia pada pembicaraan baru-baru ini di Jenewa soal program nuklir Iran.
"Kedua kepala negara menyatakan tekad mereka untuk memperoleh jaminan dari Iran, bahwa akhirnya akan menghentikan program nuklir militer," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari The Star.
“Hollande dan Obama menegaskan dukungan penuh untuk teks yang telah disepakati kelompok kekuatan dunia oleh P5 +1 pada pembicaraan akhir pekan ini, yang menjadi dasar untuk perjanjian yang serius, solid, dan kredibel,” lanjut pernyataan itu.
"Sekarang terserah kepada Iran untuk memberikan jawaban yang positif," tambah pernyataan itu. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, Iran dan kekuatan dunia gagal mencapai kesepakatan soal program nuklir Teheran dalam pembicaraan di Jenewa.
Tapi, semua pihak berencana untuk kembali bertemu pada 20 November untuk negosiasi lebih lanjut. Selama ini, Barat menuduh Iran tengah membangun bom atom lewat pengembangan program nuklir mereka. Namun, Iran dengan tegas menepis tuduhan itu dan mengaku program nuklir mereka bertujuan damai.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh kantor Hollande, Rabu (13/11/2013), setelah kedua pemimpin itu melakukan percakapan telepon. Keduanya juga menyatakan dukungan untuk teks perjanjian yang diajukan oleh kekuatan dunia pada pembicaraan baru-baru ini di Jenewa soal program nuklir Iran.
"Kedua kepala negara menyatakan tekad mereka untuk memperoleh jaminan dari Iran, bahwa akhirnya akan menghentikan program nuklir militer," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari The Star.
“Hollande dan Obama menegaskan dukungan penuh untuk teks yang telah disepakati kelompok kekuatan dunia oleh P5 +1 pada pembicaraan akhir pekan ini, yang menjadi dasar untuk perjanjian yang serius, solid, dan kredibel,” lanjut pernyataan itu.
"Sekarang terserah kepada Iran untuk memberikan jawaban yang positif," tambah pernyataan itu. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, Iran dan kekuatan dunia gagal mencapai kesepakatan soal program nuklir Teheran dalam pembicaraan di Jenewa.
Tapi, semua pihak berencana untuk kembali bertemu pada 20 November untuk negosiasi lebih lanjut. Selama ini, Barat menuduh Iran tengah membangun bom atom lewat pengembangan program nuklir mereka. Namun, Iran dengan tegas menepis tuduhan itu dan mengaku program nuklir mereka bertujuan damai.
(esn)