Paman ditahan, pemuda Palestina balas tikam tentara Israel
Rabu, 13 November 2013 - 16:03 WIB
Paman ditahan, pemuda Palestina balas tikam tentara Israel
A
A
A
Sindonews.com – Seorang pemuda Palestina berusia 16 tahun, menikam seorang tentara Israel di sebuah bus di wilayah Israel utara, Rabu (13/11/2013). Aksi itu dipicu oleh aparat Israel yang telah memenjarakan anggota keluarganya.
Polisi Israel mengatakan, insiden itu terjadi di Kota Afula. Aksi itu telah menambah daftar kasus kekerasan antara Israel dan Palestina di sekitar Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel.
Di wilayah itu, setidaknya 10 warga Palestina telah ditembak mati oleh pasukan Israel. Sedangkan tiga warga Israel dibunuh warga Palestina. Kasus kekerasan itu terjadi sejak pembicaraan damai dirintis pada Juli 2013 lalu.
Komandan polisi Israel utara, Ronny Attia, seperti dikutip Reuters, mengatakan, pelaku penikam tentara Israel berasal dari Kota Jenin, Tepi Barat. Pelaku, katanya, sudah ditahan.
”Dia menikam seorang prajurit yang berada di bus dengan pisau. Korban mengalami luka yang sangat serius,” kata Attia dalam pernyataan yang disiarkan Radio Israel. Dia menambahkan, bahwa, penyerang nekat melakukan hal itu, karena pamannya berada di penjara Israel.
Seorang saksi penikaman, yang memberikan nama inisial Tal, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel, bahwa seorang penumpang bus turun. ”Dia berteriak ‘teroris , teroris’,” ujarnya. Kemudian, pemuda Palestina itu ditangkap saat ia berusaha untuk melarikan diri.
Polisi Israel mengatakan, insiden itu terjadi di Kota Afula. Aksi itu telah menambah daftar kasus kekerasan antara Israel dan Palestina di sekitar Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel.
Di wilayah itu, setidaknya 10 warga Palestina telah ditembak mati oleh pasukan Israel. Sedangkan tiga warga Israel dibunuh warga Palestina. Kasus kekerasan itu terjadi sejak pembicaraan damai dirintis pada Juli 2013 lalu.
Komandan polisi Israel utara, Ronny Attia, seperti dikutip Reuters, mengatakan, pelaku penikam tentara Israel berasal dari Kota Jenin, Tepi Barat. Pelaku, katanya, sudah ditahan.
”Dia menikam seorang prajurit yang berada di bus dengan pisau. Korban mengalami luka yang sangat serius,” kata Attia dalam pernyataan yang disiarkan Radio Israel. Dia menambahkan, bahwa, penyerang nekat melakukan hal itu, karena pamannya berada di penjara Israel.
Seorang saksi penikaman, yang memberikan nama inisial Tal, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel, bahwa seorang penumpang bus turun. ”Dia berteriak ‘teroris , teroris’,” ujarnya. Kemudian, pemuda Palestina itu ditangkap saat ia berusaha untuk melarikan diri.
(mas)