Habisi 3 musisi AS asal Iran, pelaku bunuh diri
Selasa, 12 November 2013 - 09:54 WIB
Habisi 3 musisi AS asal Iran, pelaku bunuh diri
A
A
A
Sindonews.com - Empat musisi ekspatriat Iran, yang tinggal di Brooklyn, New York, ditemukan tewas, setelah terjadi penembakan. Ketiga korban tewas ditembak oleh sesama musisi, Ali Akbar Muhammadi Rafie, sebelum akhirnya si pelaku bunuh diri.
Kedua korban yang ditembak mati adalah anggota band Yellow Dog. Dalam akun Twitter-nya, band itu menggambarkan dirinya sebagai band punk asal Teheran, tapi melepaskan kewarganegaraannya, dan memilih menetap di Brooklyn.
Reuters, pada Selasa (12/11/2013) melansir, para polisi meyakini pelaku penembakan adalah Rafie, 29. Dia melampiaskan kemarahannya, setelah dikeluarkan dari keanggotaan band. Dua dari korban tewas, baru saja menerima suaka politik di AS.
Insiden penembakan itu terjadi Senin pagi, atau semalam WIB. Pelaku dalam aksinya, naik ke atap teras lantai tiga, kemudian dia mengumbar tembakan melalui jendela. Tembakan pertama, menewaskan Ali Kesandarian, 35, yang merupakan seorang musisi.
Korban kedua, Arash Farazmand, 28, drummer Yellow Dog. Korban ketiga, Soroush Farazmand, 27, gitaris band tersebut. Dia ditembak saat membuka laptop di kamar tidurnya. Menurut polisi, pelaku bunuh diri dengan menembak kepalanya. ”Rafie marah karena dikeluarkan dari band,” kata John McCarthy, juru bicara Departemen Kepolisian New York.
Ali Salehezadeh, manajer band, mengakui ada konflik di antara para korban dengan pelaku. Menurutnya, pelaku sudah beberapa bulan tidak berbicara dengan para korban. ”Ada keputusan untuk tidak bersama, satu sama lain,”katanya. ”Mereka tidak pernah dekat.”
Kedua korban yang ditembak mati adalah anggota band Yellow Dog. Dalam akun Twitter-nya, band itu menggambarkan dirinya sebagai band punk asal Teheran, tapi melepaskan kewarganegaraannya, dan memilih menetap di Brooklyn.
Reuters, pada Selasa (12/11/2013) melansir, para polisi meyakini pelaku penembakan adalah Rafie, 29. Dia melampiaskan kemarahannya, setelah dikeluarkan dari keanggotaan band. Dua dari korban tewas, baru saja menerima suaka politik di AS.
Insiden penembakan itu terjadi Senin pagi, atau semalam WIB. Pelaku dalam aksinya, naik ke atap teras lantai tiga, kemudian dia mengumbar tembakan melalui jendela. Tembakan pertama, menewaskan Ali Kesandarian, 35, yang merupakan seorang musisi.
Korban kedua, Arash Farazmand, 28, drummer Yellow Dog. Korban ketiga, Soroush Farazmand, 27, gitaris band tersebut. Dia ditembak saat membuka laptop di kamar tidurnya. Menurut polisi, pelaku bunuh diri dengan menembak kepalanya. ”Rafie marah karena dikeluarkan dari band,” kata John McCarthy, juru bicara Departemen Kepolisian New York.
Ali Salehezadeh, manajer band, mengakui ada konflik di antara para korban dengan pelaku. Menurutnya, pelaku sudah beberapa bulan tidak berbicara dengan para korban. ”Ada keputusan untuk tidak bersama, satu sama lain,”katanya. ”Mereka tidak pernah dekat.”
(mas)