Tragedi topan Haiyan, Filipina berstatus darurat

Selasa, 12 November 2013 - 09:22 WIB
Tragedi topan Haiyan,...
Tragedi topan Haiyan, Filipina berstatus darurat
A A A
Sindonews.com – Presiden Filipina Benigno Aquino III, akhirnya menetapkan Filipina dalam status darurat, setelah topan Haiyan meluluh lantakkan kota Tacloban dan sekitarnya. Status darurat ditetapkan, karena banyak korban yang selamat mengalami kelaparan dan aksi penjarahan merajalela.

Sementara itu, sejumlah negara seperti dilansir Reuters, Selasa (12/11/2013), berjanji untuk segera melanyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Filipina. Di antaranya, Amerika Serikat, Uni Eropa, Asutralia, Selandia Baru dan Indonesia.

Korban tewas hingga kini diperkirakan mencapai puluhan ribu jiwa. Presiden Benigno, mengatakan, status darurat ditetapkan, agar jutaan orang yang berubah menjadi miskin akibat hantaman topan terkuat di dunia itu, bisa segera mendapatkan bantuan.”Bantuan akan sampai kepada Anda lebih cepat, dan lebih cepat,” ujar Benigno, dalam pidato di televisi.

”Harapan saya kepada Anda semua adalah; tenang, berdoa , bekerja sama, dan saling membantu satu sama lain, itu akan membantu kita bangkit dari bencana ini,” lanjut dia.

Daerah terparah yang dihantam topan dengan kecepatan 300 kilometer per jam adalah Kota Tacloban. Di mana, banyak bangunan nyaris rata dengan tanah. PBB menyatakan, sekitar 10.000 orang diperkirakan tewas. Itu pun hanya untuk wilayah di Tacloban saja.

Kepala Palang Merah Filipina, Richard Gordon , menggambarkan situasi di Tacloban dan sekitarnya, luluh lantak. ”Kita mulai menyalurkan barang-barang yang diperlukan, seperti makanan, air dan hal-hal lain yang mereka butuhkan,” katanya kepada BBC.

Sedangkan para korban yang selamat, sangat berharap bantuan segera tiba. Selain kelaparan, mereka tidak punya pakaian, karena rumah mereka hancur. ”Satu kemeja saja yang saya minta,” keluh salah seorang korban yang selamat.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
44 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
2 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
3 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
5 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
6 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved