Tacloban luluh lantak, 10.000 orang tewas
Senin, 11 November 2013 - 09:36 WIB
Tacloban luluh lantak, 10.000 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com – Korban jiwa akibat hantaman topan Haiyan di Filipina, terutama di Kota Tacloban hingga Senin (11/11/2013) menembus 10 ribu jiwa. Topan terkuat di dunia itu, kini mulai menghantam Vietnam.
Tapan terkuat di dunia itu, telah meluluh lantakkan Kota Tacloban, Filipina. Beberapa bangunan rata dengan tanah. Para saksi mata mengatakan, topan itu seperti tsunami yang membawa air dengan ketinggian nyaris 10 meter ke jalanan.
Pihak berwenang di Filipina kini sedang berjuang untuk menyalurkan bantuan ke beberapan daerah yang dihantam topan dahsyat itu. Ratusan ribu orang dilaporkan masih mengungsi.
Beberapa pemimpin negara juga telah memerintahkan untuk mengirimkan bantuan ke Filipina, salah satunya, Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.
Pemimpin Vatikan, Paus Francis (Pope), telah menyerukan berbagai negara untuk menyalurkan bantuan ke Filipina. ”Banyak korban dan kerusakan yang besar. Mari kita coba untuk memberikan bantuan konkret,” ujar Paus Pope, seperti dikutip BBC.
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan belasungkawa terhadap rakyat Filipina. ”Sangat sedih dengan hilangnya nyawa dan kerusakan yang luas,” bunyi pesan Obama. ”(Saya) memuji ketabahan yang luar biasa dari rakyat Filipina.”
Di Vietnam, topan Haiyan kini telah mengantam kota wisata Ha Long Bay, dengan kecapatan angin 140 kilometer per jam. Ratusan ribu jiwa warga Vietnam sudah diungsikan sejak beberapa hari lalu.
Presiden Filipina, Benigno Aquino kemarin memantau langsung kondisi Bandara Tacloban. Beberapa korban yang selamat, mulai dilanda kelaparan. Banyak dari mereka terpaksa menajarah supermarket.
”Tacloban benar-benar hancur . Beberapa orang kehilangan pikiran mereka. Mereka kelaparan, dan kehilangan keluarga mereka,” kata seroang guru SMA di Tacloban, Andrew Pomeda kepada AFP.
Tapan terkuat di dunia itu, telah meluluh lantakkan Kota Tacloban, Filipina. Beberapa bangunan rata dengan tanah. Para saksi mata mengatakan, topan itu seperti tsunami yang membawa air dengan ketinggian nyaris 10 meter ke jalanan.
Pihak berwenang di Filipina kini sedang berjuang untuk menyalurkan bantuan ke beberapan daerah yang dihantam topan dahsyat itu. Ratusan ribu orang dilaporkan masih mengungsi.
Beberapa pemimpin negara juga telah memerintahkan untuk mengirimkan bantuan ke Filipina, salah satunya, Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.
Pemimpin Vatikan, Paus Francis (Pope), telah menyerukan berbagai negara untuk menyalurkan bantuan ke Filipina. ”Banyak korban dan kerusakan yang besar. Mari kita coba untuk memberikan bantuan konkret,” ujar Paus Pope, seperti dikutip BBC.
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan belasungkawa terhadap rakyat Filipina. ”Sangat sedih dengan hilangnya nyawa dan kerusakan yang luas,” bunyi pesan Obama. ”(Saya) memuji ketabahan yang luar biasa dari rakyat Filipina.”
Di Vietnam, topan Haiyan kini telah mengantam kota wisata Ha Long Bay, dengan kecapatan angin 140 kilometer per jam. Ratusan ribu jiwa warga Vietnam sudah diungsikan sejak beberapa hari lalu.
Presiden Filipina, Benigno Aquino kemarin memantau langsung kondisi Bandara Tacloban. Beberapa korban yang selamat, mulai dilanda kelaparan. Banyak dari mereka terpaksa menajarah supermarket.
”Tacloban benar-benar hancur . Beberapa orang kehilangan pikiran mereka. Mereka kelaparan, dan kehilangan keluarga mereka,” kata seroang guru SMA di Tacloban, Andrew Pomeda kepada AFP.
(mas)