Dalam 24 jam terakhir, 36 anggota Taliban Afghanistan tewas
Sabtu, 26 Oktober 2013 - 16:43 WIB
Dalam 24 jam terakhir, 36 anggota Taliban Afghanistan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 36 anggota Taliban dilaporkan tewas dalam operasi gabungan yang dilancarkan di seluruh wilayah Afghanistan dalam 24 jam terakhir. Demikian dinyatakan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sabtu (26/10/2013).
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengungkapkan, Polisi Afghanistan, tentara, Direktorat Keamanan Nasional (NDS) dan pasukan koalisi NATO di Afghanistan (ISAF) melakukan operasi pembersihan gabungan di beberapa Provinsi, yakni Nangarhar, Parwan, Zabul, Uruzgan, Wardak dan Ghazni dalam 24 jam terakhir.
"Sebanyak 36 militan Taliban bersenjata tewas, lima orang menderita luka-luka, sementara sejumlah orang lainnya ikut ditangkap dalam operasi pembersihan tersebut," ungkap isi pernyataan itu.
"Polisi juga berhasil menjinakan enam bom rakitan yang ditanam di Provinsi Nangarhar, Laghman, Takhar dan Herat," lanjut isi pernyataan tersebut.
Menurut catatan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, operasi gabungan yang diluncurkan sepanjang bulan Oktober ini telah menewaskan 330 militan, melukai 113 orang dan menahan 140 orang lainnya.
Hingga kini, Taliban Afghanistan belum memberi komentar atas pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan ini. Masih terus munculnya perlawanan dari kaum militant, membuat banyak pihak merasa khawatir dengan kondisi keamanan di dalam negeri Afghanistan, paska ditarik mundurnya pasukan NATO dari negara itu pada 2014 mendatang.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengungkapkan, Polisi Afghanistan, tentara, Direktorat Keamanan Nasional (NDS) dan pasukan koalisi NATO di Afghanistan (ISAF) melakukan operasi pembersihan gabungan di beberapa Provinsi, yakni Nangarhar, Parwan, Zabul, Uruzgan, Wardak dan Ghazni dalam 24 jam terakhir.
"Sebanyak 36 militan Taliban bersenjata tewas, lima orang menderita luka-luka, sementara sejumlah orang lainnya ikut ditangkap dalam operasi pembersihan tersebut," ungkap isi pernyataan itu.
"Polisi juga berhasil menjinakan enam bom rakitan yang ditanam di Provinsi Nangarhar, Laghman, Takhar dan Herat," lanjut isi pernyataan tersebut.
Menurut catatan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, operasi gabungan yang diluncurkan sepanjang bulan Oktober ini telah menewaskan 330 militan, melukai 113 orang dan menahan 140 orang lainnya.
Hingga kini, Taliban Afghanistan belum memberi komentar atas pernyataan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan ini. Masih terus munculnya perlawanan dari kaum militant, membuat banyak pihak merasa khawatir dengan kondisi keamanan di dalam negeri Afghanistan, paska ditarik mundurnya pasukan NATO dari negara itu pada 2014 mendatang.
(esn)