Arab Saudi berang, protes larangan wanita nyetir marak

Kamis, 24 Oktober 2013 - 18:16 WIB
Arab Saudi berang, protes...
Arab Saudi berang, protes larangan wanita nyetir marak
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Arab Saudi berang dengan maraknya kampanye di media sosial soal protes larangan menyetir mobil bagi kaum perempuan di negara itu. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah memperingatkan, bahwa akan ada tindakan tegas terhadap kampanye protes semacam itu.

”Peraturan di Arab Saudi melarang setiap tindakan yang mengganggu perdamaian sosial dan membuka pintu bagi hasutan,” kata Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita negara SPA, Kamis (24/10/2013).

”Kementerian Dalam Negeri menegaskan kepada semuanya, bahwa pihak berwenang akan menegakkan hukum terhadap semua pelanggar aturan,” lanjut pernyataan tu.

Peringatan itu juga ditujukan bagi aktivis media sosial. Pemerintah meminta aktivis media sosial untuk menghentikan setiap perempuan jika terlihat mengemudikan di jalan-jalan.

Kampanye ”26 Oktober Mengemudi” muncul di negara itu, setelah pemerintah setempat melarang kaum perempuan mengemudikan mobil. Alasannya, mengemudikan mobil bisa membuat tulang belakang kaum perempuan bisa bermasalah.

Peringatan keras pemerintah tersebut juga muncul, setelah sejumlah ulama di Jedah ikut memprotes larangan itu. Menurut para ulama, tidak ada hukum spesifik yang melarang kaum perempuan mengemudikan mobil, kecuali bagi mereka yang tidak memiliki surat izin mengemudi .

Para perempuan yang memprotes larangan itu, mengatakan, dengan adanya larangan tersebut, mereka telah mengeluarkan biaya tambahan, karena harus mempekerjakan sopir. Larangan itu juga telah menghambat aktivitas sehari-hari kaum perempuan.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
1 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
4 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
5 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
5 jam yang lalu
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved