Bentrok Taliban & polisi Afghanistan, 5 tewas
Kamis, 24 Oktober 2013 - 17:15 WIB
Bentrok Taliban & polisi Afghanistan, 5 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dalam bentrok sengit antara polisi dan militan Taliban di Distrik Baghlan-e-Markazi, Provinsi Baghlan, 160 km dari utara Ibu Kota Kabul, Rabu (23/10/2013) malam.
"Satu polisi dan empat anggota Taliban tewas dalam bentrok di Distrik Baghlan-e-Markazi," ungkap Burhanudin Zahid, seorang perwira polisi di Provinsi Baghlan.
"Selain korban tewas, tiga polisi dan tujuh militan lain ikut terluka dalam berntrok tersebut," imbuh Zahid.
Zabihullah Mujahid yang mengklaim berbicara atas nama Taliban, mengkonfirmasi tentang bentrok tersebut kepada sejumlah media lewat telepon. Berbeda dengan laporan Zahid, Mujahid mengatakan, bentrok tersebut hanya menewaskan seorang pejuang Taliban dalam baku tembak yang berlangsung selama beberapa jam.
Seperti diketahui, awal April lalu gerilyawan Taliban memulai operasi tahunan, mereka mengancam akan melancarkan serangan terhadap tentara Afghanistan, pasukan asing, orang-orang yang bekerja untuk pemerintah dan semua yang mereka anggap sebagai target sah serangan mereka.
Menurut laporan PBB yang dirilis di Kabul awal Juli lalu, sebanyak 1.319 warga sipil dilaporkan tewas, sementara 2.533 orang lainnya menderita luka-luka akibat sejumlah aksi kekerasan terkait konflik sepanjang kurtal pertama tahun 2013. Dari jumlah itu, 74 persen korban tewas adalah warga sipil.
"Satu polisi dan empat anggota Taliban tewas dalam bentrok di Distrik Baghlan-e-Markazi," ungkap Burhanudin Zahid, seorang perwira polisi di Provinsi Baghlan.
"Selain korban tewas, tiga polisi dan tujuh militan lain ikut terluka dalam berntrok tersebut," imbuh Zahid.
Zabihullah Mujahid yang mengklaim berbicara atas nama Taliban, mengkonfirmasi tentang bentrok tersebut kepada sejumlah media lewat telepon. Berbeda dengan laporan Zahid, Mujahid mengatakan, bentrok tersebut hanya menewaskan seorang pejuang Taliban dalam baku tembak yang berlangsung selama beberapa jam.
Seperti diketahui, awal April lalu gerilyawan Taliban memulai operasi tahunan, mereka mengancam akan melancarkan serangan terhadap tentara Afghanistan, pasukan asing, orang-orang yang bekerja untuk pemerintah dan semua yang mereka anggap sebagai target sah serangan mereka.
Menurut laporan PBB yang dirilis di Kabul awal Juli lalu, sebanyak 1.319 warga sipil dilaporkan tewas, sementara 2.533 orang lainnya menderita luka-luka akibat sejumlah aksi kekerasan terkait konflik sepanjang kurtal pertama tahun 2013. Dari jumlah itu, 74 persen korban tewas adalah warga sipil.
(esn)