Tewaskan nenek di Pakistan, serangan drone AS dikecam

Selasa, 22 Oktober 2013 - 12:43 WIB
Tewaskan nenek di Pakistan,...
Tewaskan nenek di Pakistan, serangan drone AS dikecam
A A A
Sindonews.com – Amnesty Internasional mengecam serangan pesawat tak berawak atau drone oleh pasukan Amerika Serikat di Pakistan dan Yaman. Pasalnya, serangan itu telah melanggar hukum, di mana, seorang nenek berusia 68 tahun di Pakistan tewas oleh serangan itu.

Amnesty mengatakan, data terakhir menujukkan, sembilan serangan drone AS di Waziristan Utara telah mengenai sejumlah korban tidak bersenjata. Serangan drone, sengaja dioperasikan militer AS untuk mengejar para militan al-Qaeda dan Taliban di dua negara tersebut.

Namun, dalam praktiknya, Amnesty menemukan korban dari serangan itu ternyata tidak hanya kelompok militan, tapi juga warga sipil.

Pekan lalu, penyelidikan PBB menemukan bahwa serangan drone AS telah menewaskan sedikitnya 400 warga sipil di Pakistan, jauh lebih banyak daripada yang pernah diakui AS. Amnesty mengatakan, bahwa mereka telah menyelidiki sembilan dari 45 serangan drone AS terbaru. Pesawat nirawak itu dikendalikan dari jauh oleh operator di runag kontrol, bahkan di benua lain.

”Pada bulan Oktober 2012, nenek 68 tahun, Mamana Bibi, tewas dalam serangan drone ganda, saat dia memanen sayur di ladang keluarga, dia dikelilingi cucunya,” bunyi laporan Amnesty, seperti dikutip Reuters, Selasa (22/10/2013).

Presiden AS Barack Obama janji awal tahun ini untuk meningkatkan transparansi perihal operasi serangan drone yang menuai protes dari sejumlah kalangan, termasuk pemimpin Pakistan.

”Kerahasiaan ini telah memungkinkan AS untuk bertindak dengan impunitas. Sejauh Amnesty menyadari, tidak ada pejabat AS yang pernah dimintai pertanggungjawaban atas pembunuhan tidak sah oleh serangan drone di Pakistan,” imbuh laporan Amnesty.

Sementara itu, Human Rights Watch mengatakan dalam laporannya, bahwa enam serangan pesawat tak berawak AS di Yaman menewaskan 82 orang, termasuk sedikitnya 57 warga sipil .
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
32 menit yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
1 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
2 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
2 jam yang lalu
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved