Rezim Assad tolak berunding dengan teroris

Senin, 21 Oktober 2013 - 14:49 WIB
Rezim Assad tolak berunding...
Rezim Assad tolak berunding dengan teroris
A A A
Sindonews.com – Pemerintah rezim Suriah pimpinan Presiden Bashar al-Assad mengatakan, pihaknya ambil bagian dalam perundingan damai bertajuk Konferensi Jenewa II. Namun, mereka menegaskan perundingan tidak melibatkan kelompok pemberontak bersenjata di luar kubu oposisi yang mereka sebut sebagai kelompok teroris atau takfiri.

Perundingan yang tidak akan melibatkan teroris itu, menjadi prasyarat Pemerintah Assad untuk bisa menghadiri Konferensi Jenewa II. Demikian disampaikan Menteri Informasi Suriah, Omran al- Zoubi, yang dilansir kantor berita Pemerintah Suriah, SANA, Senin(21/10/2013).

”Solusi politik telah menjadi pilihan bagi Pemerintah Suriah sejak awal munculnya agresi terhadap Suriah,” kata al – Zoubi. Suriah, katanya, tidak akan bernegosiasi dengan teroris yang mengambil bagian dalam pertumpahan darah, termasuk apakah mereka bagian dari warga Suriah atau tidak.

Pemerintah Assad sejak krisis politik pecah di Suriah, menuduh kekuatan regional dan internasional mendukung pemberontakan terhadap rezim Assad. Krisis itu berubah menjadi konflik sektarian setelah kelompok ekstrimis seperti al-Qaeda ikut masuk dalam konflik.

Pernyataan Menteri al-Zoubi itu muncul hanya beberapa jam setelah Kepala Liga Arab (AL) Nabil al- Arabi, mengatakan konferensi perdamaian Suriah kedua akan diadakan di Jenewa , Swiss pada 23-24 November 2013.

Al-Arabi mengatakan dia telah memberi tahu jadwal Konferensi Jenewa II untuk Suriah itu kepada utusan khusus PBB, Lakhdar Brahimi, di markas Pan-Arab, di Kairo, kemarin. ”Persiapan dilakukan untuk konferensi ini,” ujarnya.

Pada Sabtu pekan lalu, Brahimi mengatakan, seharusnya tidak ada prasyarat dari pihak manapun untuk menghadiri pembicaraan damai. ”Konferensi ini tidak akan diselenggarakan tanpa meyakinkan oposisi untuk berpartisipasi,” ujarnya. ”Semua pihak harus menyadari bahwa situasi di Suriah berbahaya bagi perdamaian global.”
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
4 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
7 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved