Banjir bandang di Kamboja tewaskan 152 orang
Jum'at, 18 Oktober 2013 - 18:06 WIB
Banjir bandang di Kamboja tewaskan 152 orang
A
A
A
Sindonews.com - Meluapnya Sungai Mekong telah memicu banjir bandang di Kamboja. Pejabat penanggulangan bencana pada Jumat (18/10/2013) mengatakan, banjir bandang itu telah menewaskan sedikitnya 152 orang dan membuat 418.770 keluarga di 20 provinsi terjebak banjir.
Pon Narith, Sekretaris Jenderal Komite Nasional Penanggulangan Bencana (NCDM), mengatakan banjir telah melanda negara itu dua kali pada tahun ini. Yakni pada Agustus lalu dan bulan ini. Banjir ada Agustus lalu telah menewaskan 13 orang.
Menurutnya, pada bencana banjir kali ini, sekitar 27.500 keluarga terpaksa mengungsi. Data sementara, 208.200 rumah, 1.390 sekolah , dan 500 pagoda telah terendam banjir. Selain itu, 300.500 hektar sawah mengalami hal yang sama.
Wakil Presiden NCDM, Nhim Vanda mengatakan, hingga sore ini banjir mulai surut. Pihaknya mempertimbangkan waktu untuk melakukan rehabilitasi pasca-banjir. ”Banjir tahun ini seburuk dengan yang terjadi pada tahun 2011,” katanya, seperti dikutip Xinhua. ”Nilai kerugian diperkirakan juga sama dengan bencana yang terjadi pada tahun 2011.”
Banjir bandang di Kamboja pada tahun 2011, telah menewaskan 250 orang. Sedangkan kerugian negara mencapai USD521 juta.
Pon Narith, Sekretaris Jenderal Komite Nasional Penanggulangan Bencana (NCDM), mengatakan banjir telah melanda negara itu dua kali pada tahun ini. Yakni pada Agustus lalu dan bulan ini. Banjir ada Agustus lalu telah menewaskan 13 orang.
Menurutnya, pada bencana banjir kali ini, sekitar 27.500 keluarga terpaksa mengungsi. Data sementara, 208.200 rumah, 1.390 sekolah , dan 500 pagoda telah terendam banjir. Selain itu, 300.500 hektar sawah mengalami hal yang sama.
Wakil Presiden NCDM, Nhim Vanda mengatakan, hingga sore ini banjir mulai surut. Pihaknya mempertimbangkan waktu untuk melakukan rehabilitasi pasca-banjir. ”Banjir tahun ini seburuk dengan yang terjadi pada tahun 2011,” katanya, seperti dikutip Xinhua. ”Nilai kerugian diperkirakan juga sama dengan bencana yang terjadi pada tahun 2011.”
Banjir bandang di Kamboja pada tahun 2011, telah menewaskan 250 orang. Sedangkan kerugian negara mencapai USD521 juta.
(mas)