Marty: Dunia maya bukan ajang pertarungan antar bangsa

Kamis, 17 Oktober 2013 - 22:24 WIB
Marty: Dunia maya bukan...
Marty: Dunia maya bukan ajang pertarungan antar bangsa
A A A
Sindonews.com – ​Kerja sama antar negara penting untuk memastikan dunia maya tidak dijadikan ajang pertarungan ataupun persaingan antar bangsa. “Indonesia menyerukan pentingnya membangun rasa saling percaya sebagai paradigma dan pendekatan bagi negara-negara dalam melihat dunia maya,” ujar Menlu RI, Marty Natalegawa, Kamis (17/10/2013).

Hal ini disampaikan Marty saat menghadiri konferensi mengenai dunia maya bertajuk “Seoul Conference on Cyberspace” di Seoul, Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Marty juga menegaskan, bahwa dunia maya menyediakan peluang yang dapat dipergunakan oleh semua bangsa untuk mewujudkan kemakmuran dan perdamaian di dunia.

“Dunia maya selayaknya menjadi alat untuk membentuk kemitraan antar-bangsa demi kemajuan bersama,” ujarnya, seperti dikutip dari situs resmi Kemenlu RI. Namun demikian, menurut Marty, pada saat yang sama, dunia maya juga memunculkan tantangan bagi peradaban manusia.

“Oleh karenanya, saat ini dipandang penting bagi negara-negara untuk membuat semacam prinsip dan norma global yang dapat mengatur dunia maya untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan serta mempromosikan demokrasi dan toleransi,” lanjutnya.

Di saat yang sama, global arrangements tersebut juga sekaligus dapat dipergunakan sebagai alat untuk menjawab tantangan global yang ada seperti mencegah kejahatan antar-bangsa, memadamkan ekstrimisme, serta mencegah korupsi. Untuk itu, Menlu RI menekankan pentingnya peran PBB dalam membentuk global arrangements tersebut.

“Hal ini penting agar manfaat dari dunia maya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Marty. “Penyediaan akses terhadap dunia maya yang setara bagi seluruh warga dunia dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kreativitas, baik bagi individu maupun masyarakat,” tambahnya,

Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini merupakan konferensi ketiga dari rangkaian Conference on Cyberspace yang telah diselenggarakan di London, Inggris, pada tahun 2011 dan Budapest, Hungaria, pada tahun 2012.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
YouTuber Indonesia Bermain...
YouTuber Indonesia Bermain Drama Korea Lunch Box
469 Pekerja Migran Indonesia...
469 Pekerja Migran Indonesia Akan Disalurkan ke Korea Selatan
Wow! Pratama Arhan Jadi...
Wow! Pratama Arhan Jadi Rebutan Klub di Liga Korea Selatan
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
1 jam yang lalu
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
1 jam yang lalu
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
2 jam yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
3 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
4 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved