9 Senator AS setujui penangguhan sanksi bagi Iran

Selasa, 15 Oktober 2013 - 03:45 WIB
9 Senator AS setujui...
9 Senator AS setujui penangguhan sanksi bagi Iran
A A A
Sindonews.com – Sembilan Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat dan Republik, secara terbuka menyetujui penangguhkan pelaksanaan sanksi baru terhadap Iran. Namun, dengan syarat Teheran mengambil langkah signifikan untuk memperlambat program nuklirnya.

Seperti dilaporkan Reuters, dalam sebuah surat yang dilayangkan kepada Presiden Barack Obama, sembilan senator itu mengatakan, AS dan negara-negara lain harus mempertimbangkan kesepakatan awal "suspensi-untuk-suspensi", di mana Iran akan menghentikan pengayaan uranium dan Washington akan menangguhkan pelaksanaan sanksi baru.

Surat yang dikirim ke Obama pada Jumat (11/10/2013) itu dirilis ke publik pada awal pekan ini. Para senator itu enam orang berasal dari Partai Demokrat dan tiga dari Partai Republik. Mereka mengatakan, bahwa mereka mendukung perundingan antara Iran dan enam kekuatan dunia.

Para senator itu mengatakan, mereka ingin kerjasama penuh antara Teheran dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pemenuhan janji di bawah Perjanjian Nonproliferasi Nuklir, dan pelaksanaan semua resolusi Dewan Keamanan PBB tentang program senjata nuklir, termasuk penundaan segera terhadap seluruh pengayaan uranium.

"Jika pemerintah Iran mengambil langkah-langkah dalam diverifikasi dan transparan, kita bersedia untuk menangguhkan pelaksanaan putaran sanksi berikutnya, yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh Kongres," kata mereka.

Para senator itu juga menegaskan kembali, bahwa "ancaman militer yang kredibel" tetap menjadi pilihan. Para senator yang menandatangani surat itu adalah Robert Menendez (Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat) dan Charles Schumer, serta senator dari Partai Republik John McCain dan Lindsey Graham.

Pada Selasa (15/10/2013), Iran dan enam negara besar di dunia yang tergabung dalam P5+1, yakni Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Inggris, dan Perancis, plus Jerman akan melakukan pembicaraan di Jenewa.


(esn)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
33 menit yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
3 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved