Venezuela tahan kapal minyak AS

Sabtu, 12 Oktober 2013 - 15:52 WIB
Venezuela tahan kapal...
Venezuela tahan kapal minyak AS
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Guyana mengatakan, Angkatan Laut (AL) Venezuela telah memasuki perairan teritorial, dan menahan sebuah kapal perusahaan minyak Andarko Petroleum Corp, milik Amerika Serikat (AS). Tindakan AL Venezuela di wilayah Essequibo yang merupakan wilayah sengketa tersebut, memicu ketegangan di kawasan itu.

Kapal milik perusahaan yang berbasis di Texas, AS, telah menyepakati kontrak untuk mencari minyak di daerah itu. Namun, Caracas mengatakan kapal itu beroperasi secara ilegal di perairan Venezuela .

Insiden penahanan kapal AS itu bermula dari patroli kapal AL Venezuela, pada Kamis lalu. Merasa ada kapal asing berlayar di wilayah sengketa, AL Venezuela memaksa kapal AS itu menepi ke Pulau Margarita, Venezuela . Setidaknya lima warga AS berada dalam kapal tersebut.
”Satu hal yang jelas, pihak Venezuela berada di perairan Guyana, ketika insiden ini terjadi,” kata Kementerian Luar Negeri Guyana, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip BBC, Sabtu (12/10/2013).

Departemen Luar Negeri AS, mengaku menerima laporan bahwa lima warga AS termasuk di antara awak kapal yang ditahan oleh otoritas Venezuela. ”Karena masalah privasi, kita tidak bisa komentar lebih lanjut saat ini,” bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.

Sedangkan Kementerian Luar Negeri Venezuela juga mengeluarkan pernyataan resmi, sebagai balasan atas reaksi Guyana. ” Venezuela mengungkapkan keprihatinan terdalam, di mana kapal-kapal asing diizinkan oleh Pemerintah Guyana memasuki perairan teritorial Venezuela dan kawasan ekonomi eksklusif,” kata Kementerian Luar Negeri Venezuela.

”Kami tegaskan bahwa Angkatan Laut Bolivarian Nasional tidak akan mengganggu wilayah suatu bangsa atas dasar persaudaraan."

Menurut pernyataan itu , kapal tersebut diperkirakan akan berlabuh di Pulau Margarita, pukul 06.00 waktu setempat atau pukul 11.30 waktu GMT pada hari Sabtu (12/10/2013).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
1 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
1 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
2 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
3 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved