OPCW geledah 3 situs senjata kimia Suriah
Kamis, 10 Oktober 2013 - 18:09 WIB
OPCW geledah 3 situs senjata kimia Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Inspektur Senjata Internasional di Suriah, mengkonfirmasi bahwa mereka telah menggeledah tiga lokasi atau situs senjata kimia Suriah. Mereka bergerak cepat, karena dibatasi jadwal yang ketat untuk menghancurkan senjata kimia milik rezim pemerintah Bashar al-Assad itu.
PBB telah menugaskan Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk ikut melucuti senjata kimia Suriah dan menghancurkannya sampai batas waktu pertengahan 2014. OPCW sebelumnya juga telah menerima informasi tambahan soal situs senjata kimia dari rezim Suriah.
Mengutip laporan Fox News, Kamis (10/10/2013), sebanyak 27 inspektur telah mengunjungi lebih dari 20 situs. Dalam menjalankan misinya itu, mereka bahkan harus menyeberang ke wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah untuk mencapai situs-situs yang dituju.
Sedangkan PBB berharap, Pemerintah Assad dan pemberontak bisa melakukan gencatan senjata untuk menjamin keselamatan para inspektur itu. Pemerintah Assad telah menjamin keselamatan para inspektur selama mereka berada di wilayah yang dikuasai pemerintah.
“Para inspektur masih dalam kondisi aman di wilayah yang dikuasai Pemerintah Suriah,” ujar juru bicara OPCW, Michael Luhan, di Den Haag.
PBB telah menugaskan Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk ikut melucuti senjata kimia Suriah dan menghancurkannya sampai batas waktu pertengahan 2014. OPCW sebelumnya juga telah menerima informasi tambahan soal situs senjata kimia dari rezim Suriah.
Mengutip laporan Fox News, Kamis (10/10/2013), sebanyak 27 inspektur telah mengunjungi lebih dari 20 situs. Dalam menjalankan misinya itu, mereka bahkan harus menyeberang ke wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah untuk mencapai situs-situs yang dituju.
Sedangkan PBB berharap, Pemerintah Assad dan pemberontak bisa melakukan gencatan senjata untuk menjamin keselamatan para inspektur itu. Pemerintah Assad telah menjamin keselamatan para inspektur selama mereka berada di wilayah yang dikuasai pemerintah.
“Para inspektur masih dalam kondisi aman di wilayah yang dikuasai Pemerintah Suriah,” ujar juru bicara OPCW, Michael Luhan, di Den Haag.
(mas)