Di Bali, PBB ditekan tetapkan tanggal perundingan Suriah

Senin, 07 Oktober 2013 - 11:56 WIB
Di Bali, PBB ditekan...
Di Bali, PBB ditekan tetapkan tanggal perundingan Suriah
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat dan Rusia, telah sepakat untuk menekan PBB agar menetapkan tanggal perundingan damai untuk Suriah. Mereka mengisyaratkan, jadwal perundingan damai untuk Suriah ditetapkan minggu kedua November.

Kesepakatan AS dan Rusia untuk menekan PBB tercapai saat terlibat pembicaraan di Nusa Dua Bali atau di sela-sela penyelenggaraan KTT APEC, pada Senin (7/10/2013). ”Kami akan mendesak (PBB) soal tanggal yang akan ditetapkan (untuk perundingan Suriah) sesegera mungkin,” kata Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov, seperti dikutip Reuters.

Kerry sendiri menyambut baik penghancuran senjata kimia Suriah yang telah dimulai sejak kemarin. Menurutnya, kepatuhan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad layak diapresiasi. Dia juga mengapresiasi kerjasama Rusia dalam upaya pelucutan senjata kimia Suriah.

”Saya pikir, itu sangat penting bahwa kemarin, dalam waktu seminggu dari resolusi (PBB) disahkan, beberapa senjata kimia mulai dihancurkan,” kata Kerry. ”Saya pikir itu adalah kredit kepada rezim Assad. Ini adalah awal yang baik dan kami menyambut awal yang baik ini.”

Para ahli menghancurkan hulu ledak rudal, bom udara dan peralatan senjata kimia, sejak kemarin (6/10/2013). AS menuding senjata kimia Suriah telah digunakan rezim Assad dalam perang sipil. Pihak Assad telah membantah tuduhan itu, dan menuding balik pihak pemberontak yang menggunakannya.

Operasi penghancuran senjata kimia itu dilakukan petugas Suriah di bawah pengawasan ahli pelucutan senjata kimia internasional. Rusia dicurigai memiliki sekitar 1.000 ton senjata kimia dalam bentuk gas sarin, mustard dan bahan kimia lain yang dilarang digunakan dalam perang.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
8 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved