Pemberontak Suriah di Aleppo frustasi

Kamis, 03 Oktober 2013 - 20:37 WIB
Pemberontak Suriah di...
Pemberontak Suriah di Aleppo frustasi
A A A
Sindonews.com - Perjuangan yang dilancarkan pemberontak Suriah di Aleppo, kota terbesar kedua di Suriah menghadapi kebuntuan selama berbulan-bulan. Kondisi ini memicu rasa frustasi bagi pemberontak, Namun mereka tetap tabah memperjuangkan cita-cita mereka.

Seperti diketahui, sejak Juli 2012 lalu pemberontak Suriah berhasil menguasai sisi utara Aleppo dan sejak saat itu tentara Suriah terus berujuang untuk merebut kembali wilayah itu.

Abu Ahmed (42), seorang pemberontak Suriah yang beroperasi Salaheddin dan Saif al-Dawla, dua distrik yang dulunya sebagai pusat perdagangan Aleppo bertutur tentang kebuntuan yang mereka hadapi dalam perang pelawan tentara Suriah kepada AFP.

"Kami menguasai sebuah bangunan, dua atau tiga hari berikutnya bangunan itu direbut kembali. Kemudian kami butuh waktu berminggu-minggu untuk merebut bangunan itu," ungkap Ahmed.

"Tidak ada kemajuan. Kami tidak memenangkan perang," ungkap Ahmed sambil menggerutu saat mengendap-ngendap bersama wartawan AFP di tengah malam.

"Jalan yang kita lalui ini misalnya, kami menguasai jalan ini setahun lalu. Tapi, kami belum berhasil membuat kemajuan, meskipun hanya satu meter," lanjutnya. "Kondisi moral di sini sangat buruk, kami beristirahat dengan memeluk AK-47, di balik dinding dan tetap menggenakan jaket tempur. Perang ini menenggelamkan kita," ungkap Ahmed.

"Kami mendapatkan makanan yang buruk dan sangat terbatas, kami hanya bisa mencuci pakaian beberapa kali dalam seminggu, cadangan air terbatas karena listrik tidak selalu menyala,"terang Ahmed.

"Kami juga tidak memiliki kelimpahan amunisi. Jika tentara Suriah menyerang, kami hanya ingin memukul mereka mundur tanpa kehilangan banyak anggota pasukan kami. Semua orang di kota ini bergerak melalui bayang-bayang malam, seperti bayangan. Jika mereka menginjak pecahan kaca, dar! penembak jitu dari jarak yang jauh menembak kami tepat pada sasaran. Tapi, kami tidak dapat membalas itu," terang Ahmed.

Dirinya mengaku tidak patah arang, "para komandan terus mengabarkan kami untuk menunggu. Sebab, mereka sedang mempersiapkan sebuah rencana untuk mengambil Salaheddin. Tapi bagi kami, rencana itu seperti berjalan keluar melalui lubang di dinding api," terang Ahmed.

"Saya tidak tahu apa yang para komandan kami tunggu. Kami tidak bisa menghabiskan waktu selama lima atau 10 tahun untuk mengintip dari lubang dinding dan menunggu Allah untuk memenangkan perang ini. Saya memang kecewa, tapi kami tidak punya pilihan lain selain berperang. Ini satu-satunya solusi untuk menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad," terang Ahmed.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
5 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
6 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved