Rusia cemas AS akan nekat gempur Suriah

Rabu, 25 September 2013 - 11:43 WIB
Rusia cemas AS akan...
Rusia cemas AS akan nekat gempur Suriah
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia khawatir, bahwa pembicaraan dengan Pemerintah Amerika Serikat perihal krisis Suriah, tidak berjalan mulus. Moskow khawatir, kesepakatan penyerahan senjata kimia Suriah, hanya untuk menunda serangan militer AS pada rezim Bashar al-Assad.

”Sayangnya itu perlu untuk dicatat, bahwa dalam kontak dengan Amerika, hal-hal yang tidak akan begitu lancar. Mereka tidak cukup, dengan arah yang seharusya (diplomasi politik),” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, kepada parlemen, kemarin (24/9/2013), seperti dikutip al-Jazeera.

Ryabkov mengatakan Rusia berharap Dewan Keamanan PBB mencapai kesepakatan pada minggu, soal resolusi yang mendukung kesepakatan pelucutan senjata kimia Suriah. Tapi, kata Ryabkov, hal itu bukan menjadi jaminan.

”Para pejabat AS selalu menyebutkan, bahwa rencana untuk menghukum Damaskus tetap berlaku. Kami menarik kesimpulan tertentu dari itu, dan menganggap bahwa ancaman agresi yang melanggar hukum internasional sejauh ini hanya tertunda, tidak dihentikan sepenuhnya,” tutur Ryabkov.

Ryabkov mengecam sikap “tidak logis” dari AS dan sekutu-sekutu Barat-nya, yang terus mengancam rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam sebuah resolusi militer. Kendati demikian, Ryabkov menegaskan bahwa Rusia tidak akan menerima sebuah resolusi yang akan memicu tindakan hukuman terhadap Suriah.

Dia mengatakan resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Suriah, di mana dalam Bab VII dari Piagam PBB yang memungkinkan kekuatan atau sanksi, hanya berlaku jika kesepakatan pelucutan senjata kimia Suriah dilanggar.

”Bab VII dapat disebutkan hanya sebagai unsur tindakan terhadap pelanggar, jika ada penolakan untuk bekerja sama, melaksanakan kewajiban atau jika seseorang mengabaikan penggunaan senjata kimia,” imbuh Ryabkov.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
38 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved