Rusia: Besok, tim PBB kembali ke Suriah

Selasa, 24 September 2013 - 15:37 WIB
Rusia: Besok, tim PBB...
Rusia: Besok, tim PBB kembali ke Suriah
A A A
Sindonews.com – Tim investigasi senjata kimia PBB dijadwalkan kembali ke Suriah pada Rabu (25/9/2013) besok. Kembalinya tim investigasi itu untuk memenuhi tuntutan Rusia dan Suriah, setelah hasil laporan investigasi yang pertama dianggap menyimpang dan dipolitisasi negara Barat untuk menyalahkan rezim Suriah.

Jadwal kembali tim PBB ke Suriah itu, disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, pada Selasa (24/9/2013), seperti dikutip Reuters. ”Kami sangat senang bahwa seruan gigih kami, agar ahli PBB kembali ke Suriah untuk melanjutkan investigasinya telah dipenuhi,” kata Ryabkov di hadapan parlemen. ”Menurut informasi terbaru, tim berangkat ke Damaskus besok, 25 September 2013.”

Dalam investigasi awal, tim itu membuat laporan yang berisi penegasan, bahwa senjata kimia memang digunakan di Suriah pada serangan yang terjadi di dekat Damaskus 21 Agustus 2013. Namun, tim itu tidak menyimpulkan siapa pelaku serangan sejata kimia yang diklaim menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Laporan itu, kemudian disimpulkan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis untuk menyalahkan Assad. Sebaliknya, Rusia yang membela Assad, menganggap hasil laporan itu tidak seimbang dan dipolitisasi negara-negara Barat.

Alasannya, tim PBB itu hanya meneliti insiden 21 Agustus 2013 dan mengabaikan serangan tiga hari sebelumnya tanggal itu. Alasan lain, tim PBB tidak mengambil sampel dari tentara Suriah yang menjadi korban senjata kimia.

Temuan lain dari tim PBB saat investigasi awal, menyebut kualitas senjata kimia yang digunakan di Suriah, lebih dahsyat dari yang digunakan rezim Saddam Hussein di Irak. Suriah, sendiri pada Sabtu pekan lalu, sudah menyerahkan data kepemilikan senjata kimia ke OPCW (Organisasi Anti-Senjata Kimia).
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
38 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved