Bom mobil tewaskan lebih dari 50 pelayat Syiah di Irak
Minggu, 22 September 2013 - 04:25 WIB
Bom mobil tewaskan lebih dari 50 pelayat Syiah di Irak
A
A
A
Sindonews.com - Lebih dari 50 orang pelayat dari kaum Muslim Syiah di Kota Sadr, Baghdad, Irak, tewas, setelah penyerang melakukan aksi bom bunuh diri dengan mobil pada Sabtu (21/9/2013). Pihak kepolisian setempat mengatakan, bom mobil itu meledak di dekat tenda yang dihuni para pelayat.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Selain lebih dari 50 orang tewas, sekitar 100 orang lainnya terluka. Demikian disampaikan petugas medis di kota Sadr, seperti dikutip Reuters.
”Polisi dan petugas pemadam kebakaran, terus berusaha untuk memindahkan mereka (para korban) dari lokasi kejadian. Genangan darah mengelilingi tenda,” kata wartawan Reuters, yang melaporkan dari lokasi kejadian.
Kendati belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut, kekerasan itu menandai semakin sengitnya, konflik sektarian di negara itu, sejak lengsernya rezim Saddam Hussein. Kelompok Sunni dan Syiah, masih berseteru soal pembagian kekuasaan, yang sama-sama belum puas.
Konflik sektarian itu bertambah parah dengan pecahnya perang sipil di Suriah. Kedua kelompok itu, saling memerangi di negara pimpinan Bashar al-Assad.
Sebelum serangan bom mobil terjadi, juga ada serangan yang dilakukan empat militan terhadap enam petugas di sebuah kantor polisi di Baiji, sekitar 180 kilometer dari sebelah utara Baghdad.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Selain lebih dari 50 orang tewas, sekitar 100 orang lainnya terluka. Demikian disampaikan petugas medis di kota Sadr, seperti dikutip Reuters.
”Polisi dan petugas pemadam kebakaran, terus berusaha untuk memindahkan mereka (para korban) dari lokasi kejadian. Genangan darah mengelilingi tenda,” kata wartawan Reuters, yang melaporkan dari lokasi kejadian.
Kendati belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut, kekerasan itu menandai semakin sengitnya, konflik sektarian di negara itu, sejak lengsernya rezim Saddam Hussein. Kelompok Sunni dan Syiah, masih berseteru soal pembagian kekuasaan, yang sama-sama belum puas.
Konflik sektarian itu bertambah parah dengan pecahnya perang sipil di Suriah. Kedua kelompok itu, saling memerangi di negara pimpinan Bashar al-Assad.
Sebelum serangan bom mobil terjadi, juga ada serangan yang dilakukan empat militan terhadap enam petugas di sebuah kantor polisi di Baiji, sekitar 180 kilometer dari sebelah utara Baghdad.
(esn)