Ukraina siap bantu proses penghancuran senjata kimia Suriah
Jum'at, 20 September 2013 - 23:18 WIB
Ukraina siap bantu proses penghancuran senjata kimia Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Presiden Ukraina, Viktor Yanukovych, menyatakan pada Jumat (20/9/2013), kalau mengatakan negaranya siap untuk memberikan bantuan teknis dalam proses penghancuran senjata kimia milik reizim Suriah.
"Kami memiliki pengalaman dan unit mobile yang dipatenkan di Ukraina. Unit ini telah terbukti dalam praktek untuk menjadi efektif dan kami siap untuk bekerja dengan para ahli untuk menggunakannya demi proses penghancuran cepat senjata kimia di Suriah," kata Yanukovych.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian damai dari konflik Suriah. “Ukraina menyambut keputusan untuk memfasilitasi solusi untuk krisis Suriah melalui dialog politik,” ujar Yanukovych, seperti dikutip dari Xinhua.
Sementara itu, rezim Suriah dilaporkan telah menyampaikan rincian pertama tentang stok senjata kimia mereka ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di Den Haag, Belanda. Demikian dinyatakan oleh OPCW, Jumat (20/9/2013).
"Kami telah menerima bagian dari verifikasi dan kami mengharapkan lebih banyak," kata seorang juru bicara OPCW, seperti dikutip dari Reuters. OPCW adalah pengawas internasional yang bertugas mengawasi pemusnahan senjata kimia milik rezim Suriah.
Seorang diplomat PBB yang berbicara dengan kondisi anonim, mengkonfirmasi kalau rincian itu memang telah diserahkan oleh Pemerintah Suriah ke OPCW. "(Rincian) Ini cukup panjang dan sedang diterjemahkan," katanya.
"Kami memiliki pengalaman dan unit mobile yang dipatenkan di Ukraina. Unit ini telah terbukti dalam praktek untuk menjadi efektif dan kami siap untuk bekerja dengan para ahli untuk menggunakannya demi proses penghancuran cepat senjata kimia di Suriah," kata Yanukovych.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian damai dari konflik Suriah. “Ukraina menyambut keputusan untuk memfasilitasi solusi untuk krisis Suriah melalui dialog politik,” ujar Yanukovych, seperti dikutip dari Xinhua.
Sementara itu, rezim Suriah dilaporkan telah menyampaikan rincian pertama tentang stok senjata kimia mereka ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di Den Haag, Belanda. Demikian dinyatakan oleh OPCW, Jumat (20/9/2013).
"Kami telah menerima bagian dari verifikasi dan kami mengharapkan lebih banyak," kata seorang juru bicara OPCW, seperti dikutip dari Reuters. OPCW adalah pengawas internasional yang bertugas mengawasi pemusnahan senjata kimia milik rezim Suriah.
Seorang diplomat PBB yang berbicara dengan kondisi anonim, mengkonfirmasi kalau rincian itu memang telah diserahkan oleh Pemerintah Suriah ke OPCW. "(Rincian) Ini cukup panjang dan sedang diterjemahkan," katanya.
(esn)