Habisi 38 warga Israel, wanita ini jadi legenda Palestina
Kamis, 19 September 2013 - 13:58 WIB
Habisi 38 warga Israel, wanita ini jadi legenda Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Dalal Mughrabi, perempuan Palestina menjadi pahlawan yang terus dielu-elukan rakyat negara itu. Dia bahkan menjadi legenda Palestina, setelah 35 tahun lalu dia melakukan serangan bunuh diri yang menewaskan 38 warga Isreal, termasuk 13 anak-anak.
Di Palestina ini, nama Dalal Mughrabi diabadikan lewat lagu-lagu pujian tentang dirinya. ”Kami dibesarkan di sekolah yang mengajarkan kepribadian dari pejuang perempuan Palestina,” kata aktris Yordania, Najla Sahwil, yang menyanjung sosok Mughrabi, dalam sebuah wawancara televises, seperti dikutip Fox News, kemarin. ”Di kelas pertama, saya melemparkan batu . Di sekolah kami, dididik politik Palestina ketika kita masih kecil,” lanjut Najla Sahwil.
Mughrabi mendapat pujian luar biasa di Palestina, untuk bom bunuh diri 1978. Aksinya dilakukan saat dia naik bus, bersama 10 militan lainnya yang menwaskan 38 warga sipil Israel, termasuk di antaranya 13 anak-anak.
Namun, pujian yang berlebihan seperti yang disampaikan Najla Sahwil menuai kritik. Menurut Michael Salberg dari Liga Anti-Fitnah, aksi yang dilakukan Mughrabi, tetap saja masuk kategori terorisme. ”Ketika seorang aktris atau seniman Arab menyatakan persetujuan untuk tindakan terorisme, ini menunjukkan bahwa sudut pandang ini memiliki penerimaan yang lebih luas dalam budaya populer dan bukan hanya fenomena politik,” ujar Salberg.
”Komentar seperti yang dibuat oleh Najla Sahwil dapat mengakibatkan semacam hasutan yang mendukung penggunaan kekerasan dan menghalangi kemajuan negosiasi,” imbuh Salberg.
Menurut Palestina Media Watch, banyak universitas di Palestina, menyebut Mughrabi sebagai “Suster Dalal”. Bahkan sekolah yang didirikan Organisasi Palestina Merdeka (PLO), menamai kelas-kelasnya dengan sebuatan “Kelas Dalal Mughrabi”.
Koordinator PLO, Ayyat Salah al-Din, mengatakan, tindakan serangan bunuh diri Mughrabi dan militan lainnya yang menewaskan warga sipil Israel atas nama Palestina, harus menjadi panutan bagi siswa.
Tahun 2012, kelompok Fatah juga mendirikan kamp untuk Pemuda Palestina dengan nama “Sisters of Dalal Mughrabi, sebagai bentuk penghormatan bagi warga Palestina yang berani berkorban untuk negaranya.
Di Palestina ini, nama Dalal Mughrabi diabadikan lewat lagu-lagu pujian tentang dirinya. ”Kami dibesarkan di sekolah yang mengajarkan kepribadian dari pejuang perempuan Palestina,” kata aktris Yordania, Najla Sahwil, yang menyanjung sosok Mughrabi, dalam sebuah wawancara televises, seperti dikutip Fox News, kemarin. ”Di kelas pertama, saya melemparkan batu . Di sekolah kami, dididik politik Palestina ketika kita masih kecil,” lanjut Najla Sahwil.
Mughrabi mendapat pujian luar biasa di Palestina, untuk bom bunuh diri 1978. Aksinya dilakukan saat dia naik bus, bersama 10 militan lainnya yang menwaskan 38 warga sipil Israel, termasuk di antaranya 13 anak-anak.
Namun, pujian yang berlebihan seperti yang disampaikan Najla Sahwil menuai kritik. Menurut Michael Salberg dari Liga Anti-Fitnah, aksi yang dilakukan Mughrabi, tetap saja masuk kategori terorisme. ”Ketika seorang aktris atau seniman Arab menyatakan persetujuan untuk tindakan terorisme, ini menunjukkan bahwa sudut pandang ini memiliki penerimaan yang lebih luas dalam budaya populer dan bukan hanya fenomena politik,” ujar Salberg.
”Komentar seperti yang dibuat oleh Najla Sahwil dapat mengakibatkan semacam hasutan yang mendukung penggunaan kekerasan dan menghalangi kemajuan negosiasi,” imbuh Salberg.
Menurut Palestina Media Watch, banyak universitas di Palestina, menyebut Mughrabi sebagai “Suster Dalal”. Bahkan sekolah yang didirikan Organisasi Palestina Merdeka (PLO), menamai kelas-kelasnya dengan sebuatan “Kelas Dalal Mughrabi”.
Koordinator PLO, Ayyat Salah al-Din, mengatakan, tindakan serangan bunuh diri Mughrabi dan militan lainnya yang menewaskan warga sipil Israel atas nama Palestina, harus menjadi panutan bagi siswa.
Tahun 2012, kelompok Fatah juga mendirikan kamp untuk Pemuda Palestina dengan nama “Sisters of Dalal Mughrabi, sebagai bentuk penghormatan bagi warga Palestina yang berani berkorban untuk negaranya.
(esn)