Pentolan Komunis Malaysia meninggal di Thailand

Senin, 16 September 2013 - 17:23 WIB
Pentolan Komunis Malaysia...
Pentolan Komunis Malaysia meninggal di Thailand
A A A
Sindonews.com – Pemimpin Komunis Malaysia, Chin Peng, yang memimpin kampanye gerilya melawan pemerintahan kolonial Inggris, meninggal di pengasingan, di Thailand pada Senin (16/9/2013). Informasi meninggalnya Chin Peng disampaikan pertama kali oleh penghubung militerya.

Dia meninggal di usia 89 tahun, setelah meninggalkan Malaysia sejak lima dekade lalu. Chin Peng sebelum meninggal, telah menjalani perawatan medis di rumah sakit di Bangkok selama beberapa tahun. ”Dia meninggal pagi ini kanker,” kata Jenderal Pisarn Wattanawongkiri, seorang mantan komandan militer Thailand yang menjalin kontak dengan Chin Peng, seperti dikutip Fox News.

Sebelum menjadi pemimpin Komunis, Chin Peng dikenal sebagai pemimpin saat berjuang melawan pasukan Inggris dan Jepang di Malaya selama Perang Dunia II. Dia kemudian memimpin Partai Komunis , yang didukung oleh China, baik sebelum maupun setelah kemerdekaan Malaysia tahun 1957.

Pada tahun 2009 , pengadilan tertinggi Malaysia menolak banding Chin Peng yang ingin kembali ke Malaysia dari pengasingannya. Ahmad Zahid Hamidi, Menteri Dalam Negeri Malaysia, bertanggung jawab atas keamanan internal negara itu, kepada AFP, mengatakan, bahwa jenazah Chin Peng tidak akan dipulangkan ke Malaysia.

”Pemerintah tidak akan membiarkan tubuhnya atau abunya untuk dibawa kembali untuk dimakamkan di Malaysia,” kata Hamidi. ”Chin Peng bukanlah pejuang kemerdekaan seperti yang digambarkan oleh beberapa aktivis. Dia adalah pemimpin Partai Komunis yang tidak dapat diterima di negara ini.”

Dalam salah satu insiden terburuk tahun 1950, sekitar 25 orang dibunuh, termasuk perempuan dan anak-anak, ketika pemberontak komunis menyerang sebuah kantor polisi di negara bagian Johor. Pada tahun itulah, pemerintah menawarkan hadiah seperempat juta dolar untuk penangkapan hidup-hidup Chin Peng.
(esn)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 menit yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
1 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
2 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
3 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
4 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved