Sekjen PBB: Oktober, konferensi damai kedua untuk Suriah
Sabtu, 14 September 2013 - 13:54 WIB
Sekjen PBB: Oktober, konferensi damai kedua untuk Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon, mengatakan, konferensi perdamaian kedua untuk krisis Suriah, digelar bulan depan. Ia optimis, target waktu itu bisa tercapai, meskipun masih banyak masalah yang harus dikerjakan.
Pernyataan itu disampaikan Ki-moon dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi berita France 24, kemarin. Menurutnya, PBB dan utusan Liga Arab, Lakhdar Brahimi sudah melakukan pembicaraan.
”Kami menargetkan untuk melakukannya (konferensi damai Suriah kedua), di bulan Oktober,” kata Ki-moon, seperti dikutip ABC News, Sabtu (14/9/2013).
Brahimi, saat ini berada di Jenewa bersama dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Mereka tengah berdiskusi perihal mencari cara terbaik guna mengamankan senjata kimia Suriah.
Ki-moon menambahkan, persiapan menjelang konferensi perdamaian kedua untuk Suriah di Jenewa, sedang disiapkan. Termasuk rencana Suriah yang akan mengajak Iran dalam diplomasi, dan menentukan wakil dari pihak oposisi Suriah yang ikut dalam konferensi.
Sebelumnya, Ki-moon, mengatakan, laporan investigasi tim PBB soal penggunaan senjata kimia di Suriah, sudah rampung. Dia kemungkinan akan mengumumkannya pada Senin (16/9/2013) nanti. Namun, Ki-moon menegaskan, bahwa, PBB tidak berwenang menentukan siapa yang salah dalam penggunaan senjata kimia tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Ki-moon dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi berita France 24, kemarin. Menurutnya, PBB dan utusan Liga Arab, Lakhdar Brahimi sudah melakukan pembicaraan.
”Kami menargetkan untuk melakukannya (konferensi damai Suriah kedua), di bulan Oktober,” kata Ki-moon, seperti dikutip ABC News, Sabtu (14/9/2013).
Brahimi, saat ini berada di Jenewa bersama dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, dan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Mereka tengah berdiskusi perihal mencari cara terbaik guna mengamankan senjata kimia Suriah.
Ki-moon menambahkan, persiapan menjelang konferensi perdamaian kedua untuk Suriah di Jenewa, sedang disiapkan. Termasuk rencana Suriah yang akan mengajak Iran dalam diplomasi, dan menentukan wakil dari pihak oposisi Suriah yang ikut dalam konferensi.
Sebelumnya, Ki-moon, mengatakan, laporan investigasi tim PBB soal penggunaan senjata kimia di Suriah, sudah rampung. Dia kemungkinan akan mengumumkannya pada Senin (16/9/2013) nanti. Namun, Ki-moon menegaskan, bahwa, PBB tidak berwenang menentukan siapa yang salah dalam penggunaan senjata kimia tersebut.
(esn)