Pemberontak minta Assad diadili di Mahkamah Internasional

Kamis, 12 September 2013 - 16:44 WIB
Pemberontak minta Assad...
Pemberontak minta Assad diadili di Mahkamah Internasional
A A A
Sindonews.com – Kelompok Dewan Agung Militer (SMC), yang merupakan kelompok pemberontak anti-Presiden Suriah, Bashar al-Assad, tidak hanya menolak proposal Rusia yang tengah dibahas Dewan Keamanan PBB. Mereka juga meminta agar Assad diadili di Mahkamah Internasional.

”Kami meminta masyarakat internasional tidak puas dengan penarikan senjata kimia, yang merupakan instrumen pidana, tetapi juga mengadili dia (Assad) di Mahkamah Pidana Internasional,” kata kepala SMC, Salim Idriss, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/9/2013).

Dia menyerukan berbagai negara untuk menyediakan lebih banyak senjata dan amunisi kepada pemberontak, untuk menggulingkan Assad.

Pemberontakan di Suriah, awalnya dari sebuah gerakan protes damai. Para demonstran menentang empat dekade pemerintahan keluarga Assad di Suriah. Namun, pemerintah Assad bereaksi keras terhadap para demonstran, dan sejak itu berubah menjadi perang saudara di negara itu.

Data PBB menyebut, 100 ribu orang tewas selama perang sipil 2,5 tahun terakhir. Mayoritas para korban dibunuh dengan senjata konvensional. Serangan besar terakhir terjadi 21 Agustus 2013 lalu, di mana ratusan orang tewas. Versi Amerika Serikat dan pemberontak, korban tewas lebih dari 1.000 orang.

Mereka menyebut, pasukan Assad menggunakan senjata kimia. Namun, telah dibantah berkali-kali oleh Assad. Pemerintah Suriah menuding balik, pengguna senjata kimia sebenarnya adalah kelompok pemberontak.

Selain menuduh Assad sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan senjata kimia di Suriah, kelompok pemberontak juga menolak proposal Rusia yang berisi penyerahan senjata kimia di Suriah, di bawah pengawasan internasional. ”Kami mengumumkan penolakan kami terhadap inisiatif Rusia, untuk menempatkan senjata kimia di bawah kontrol internasional,” kata Idriss.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
12 menit yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
54 menit yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
2 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved