Warga Palestina & pasukan Israel bentrok di Tepi Barat
Kamis, 12 September 2013 - 13:43 WIB
Warga Palestina & pasukan Israel bentrok di Tepi Barat
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan Israel yang mengawal jamaah Yahudi, ke sebuah makam di Tepi Barat, sebelum fajar pada Kamis (12/9/2013), bentrok dengan demonstran Palestina. Menurut petugas medis Palestina, empat orang terluka dalam bentrok tersebut.
Para pejabat medis Palestina, mengatakan, satu orang terluka akibat terkena tembakan, dibawa ke rumah sakit di Kota Nablus. Satu orang lagi dibawa pasukan Israel. Sedangkan dua orang lainnya, di rawat di rumah sakit Rafidiya, karena terkena peluru karet.
Pihak militer Israel mengakui, bahwa tentara melepaskan tembakan yang melukai seorang warga Palestina. ”Semalam, tembakan dilepaskan aparat keamanan yang mengawal warga sipil Israel, yang sedang berdoa di makam Nabi Yusuf di Nablus,” bunyi pernyataan militer Israel.
”Tentara membalas tembakan ke arah demonstran, karena membela diri. Orang yang terluka menerima perawatan medis awal oleh seorang dokter militer, kemudian dipindahkan ke rumah sakit terdekat di Israel untuk perawatan lebih lanjut,” imbuh pernyataan militer Israel.
Radio militer menyiarkan, bahwa orang terluka telah melepaskan tembakan pistol ke arah tentara. Selama ini makam yang berlokasi di kompleks kamp pengungsi Palestina, di Nablus, telah menjadi ajang kekerasan yang berulang kali antara pasukan Israel dan warga Palestina.
Banyak orang Yahudi percaya, makam itu menjadi menjadi tempat peristirahatan terakhir Nabi Yusuf. Sementara para Muslim percaya bahwa seorang ulama Islam bernama Sheikh Yussef (Yusuf) Dawiqat dikuburkan di sana dua abad yang lalu.
Makam itu direnovasi, setelah Israel merebut Tepi Barat dari Yordania dalam perang enam hari tahun 1967. Kemudian makam itu dibuka untuk peziarah Yahudi pada tahun 1995.
Para pejabat medis Palestina, mengatakan, satu orang terluka akibat terkena tembakan, dibawa ke rumah sakit di Kota Nablus. Satu orang lagi dibawa pasukan Israel. Sedangkan dua orang lainnya, di rawat di rumah sakit Rafidiya, karena terkena peluru karet.
Pihak militer Israel mengakui, bahwa tentara melepaskan tembakan yang melukai seorang warga Palestina. ”Semalam, tembakan dilepaskan aparat keamanan yang mengawal warga sipil Israel, yang sedang berdoa di makam Nabi Yusuf di Nablus,” bunyi pernyataan militer Israel.
”Tentara membalas tembakan ke arah demonstran, karena membela diri. Orang yang terluka menerima perawatan medis awal oleh seorang dokter militer, kemudian dipindahkan ke rumah sakit terdekat di Israel untuk perawatan lebih lanjut,” imbuh pernyataan militer Israel.
Radio militer menyiarkan, bahwa orang terluka telah melepaskan tembakan pistol ke arah tentara. Selama ini makam yang berlokasi di kompleks kamp pengungsi Palestina, di Nablus, telah menjadi ajang kekerasan yang berulang kali antara pasukan Israel dan warga Palestina.
Banyak orang Yahudi percaya, makam itu menjadi menjadi tempat peristirahatan terakhir Nabi Yusuf. Sementara para Muslim percaya bahwa seorang ulama Islam bernama Sheikh Yussef (Yusuf) Dawiqat dikuburkan di sana dua abad yang lalu.
Makam itu direnovasi, setelah Israel merebut Tepi Barat dari Yordania dalam perang enam hari tahun 1967. Kemudian makam itu dibuka untuk peziarah Yahudi pada tahun 1995.
(esn)