Iran minta Rusia mematuhi kontrak sistem pertahanan rudal S-300

Rabu, 11 September 2013 - 14:56 WIB
Iran minta Rusia mematuhi...
Iran minta Rusia mematuhi kontrak sistem pertahanan rudal S-300
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Hossein Dehqan, meminta Pemerintah Rusia untuk mematuhi perjanjian pengiriman senjata canggih, sistem pertahanan rudal S-300 yang telah disepakati dengan Teheran.

"Pemerintah Rusia harus percaya diri dan jangan terlalu banyak mengikuti Amerika Serikat," ungkap Dehqan dengan siaran satu televisi pemerintah Iran.

Dehqan mengatakan, dirinya mempertanyaan bagaimana mungkin negara mantan kekuatan dunia sekaligus salah satu negara kuat di dunia saat ini tidak mengimplementasikan kontrak dengan legal di internasional. "Mereka telah menandatangani kontrak dan mereka harus mengimplementasikannya," terang Dehqan.

Seperti diketahui, pada 2007 lalu Pemerintah Iran menandatangani kontrak senilai USD 800 juta untuk lima unit sistem pertahanan rudal S-300. Namun, pada 2010 silam, perjanjian itu dibatalkan secara sepihak oleh Presiden Rusia Dmitry Medvedev setelah Dewan Keamanan PBB memperluas sanksi atas Iran.

Pemerintah Iran tidak terima dengan keputusan tersebut dan akhirnya menggungat Pemerintah Rusia sebanyak USD 4 miliar ke pengadilan arbitrase internasional di Jenewa. Dalam perkembangan terakhir, Pemerintah Iran sampai hari ini masih menunggu review.

Sementara Pemerintah Rusia terus memperjuangkan penurunan tuntutan, termasuk dengan menawarkan sistem anti-pesawat Tor sebagai pengganti. Sayangnya, tawaran itu ditolak oleh Pemerintah Iran.

Moskow kembali mengajukan penawaran kepada Iran guna menghindari gugatan senilai USD 4 miliar. Menurut sebuah sumber di indutri perdagangan senjata Rusia, Pemerintah Rusia menawarkan ganti S-300 dengan Antei-2500, AKA S-300VM, atau SA-23 Gladiator dalam sistem pembelian NATO.
(esn)
Berita Terkait
Israel Serang Suriah,...
Israel Serang Suriah, Kedubes Iran di Damaskus Terancam
Iran-Suriah Perluas...
Iran-Suriah Perluas Kerjasama Militer dan Keamanan
Iran Bangun Terowongan...
Iran Bangun Terowongan Bawah Tanah untuk Simpan Senjata di Suriah
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Iran Klaim Poros Perlawanan...
Iran Klaim Poros Perlawanan Melawan Israel Terus Berkembang di Suriah
Presiden Iran Pergi...
Presiden Iran Pergi ke Suriah untuk Rayakan Kemenangan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved