Dua pemandu wisata alam di PNG dibacok hingga tewas

Rabu, 11 September 2013 - 12:57 WIB
Dua pemandu wisata alam...
Dua pemandu wisata alam di PNG dibacok hingga tewas
A A A
Sindonews.com - Empat trekker (wisatawan alam) Australia terluka, dan dua pemandu mereka dibacok hingga tewas oleh para bandit yang menyerang mereka di dataran tinggi Papua Nugini (PNG). Serangan itu terjadi pada malam pertama perjalanan mereka, Selasa (10/9/2013).

Gerombolan bandit dengan senjata pisau dan parang menyerang rombongan pengembara alam yang terdiri dari tujuh warga Australia dan satu lagi warga Selandia Baru, yang tengah mendirikan tenda. Rombongan pengembara alam itu, terorganisir dengan kelompok serupa di PNG.

Dua korban tewas adalah para pemandu rombongan tersebut. Mereka tewas akibat luka bacokan dari kelompok penyerang. Sedangkan empat pengembara alam lainnya mengalami luka sabetan pisau. ”Mereka mengalami luka lecet dan syok,” kata pimpinan kelompok Trekking PNG, Mark Hitchcock, seperti dikutip news.com.au, Rabu (11/9/2013).

Hitchcock mengatakan, untuk sementara ia tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab serangan. ”Semua yang dimiliki trekker, dicuri,” katanya. Empat dari delapan trekker Australia yang terluka, katanya, sudah bisa berjalan keluar dari wilayah berbahaya itu.

Pihak Korporasi Broadcasting Australia (DFAT), mengatakan para pekerja di sebuah perusahaan tambang lokal membantu para trekker yang terluka berjalan ke sebuah klinik medis di dekat kamp mereka. "Komisi Tinggi Australia di Port Moresby telah memberikan dukungan konsuler dan akan bertemu dengan kelompok itu, ketika mereka kembali ke Port Moresby," bunyi pernyataan DFAT.

"Kami merekomendasikan agar para trekker menghindari 'Jalur Hitam' sampai polisi setempat menyelidiki insiden ini," kanjut pernyataan DFAT. Jalur hitam yang dimaksud adalah jalur yang membentang antara Wau dan Salamaua di PNG utara.
(esn)
Berita Terkait
Terobos Perbatasan Laut,...
Terobos Perbatasan Laut, 8 ABK Indonesia Ditangkap Otoritas Papua Nugini
Benda Langit yang Jatuh...
Benda Langit yang Jatuh ke Papua Nugini Diduga Kuat Milik Alien
Papua Nugini Diguncang...
Papua Nugini Diguncang Gempa 7,0 SR, Tidak Berpotensi Tsunami
Peneliti Australia Temukan...
Peneliti Australia Temukan Fosil Kanguru Bergigi Unik di Papua
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Gempa Magnuitudo 7,6...
Gempa Magnuitudo 7,6 Guncang Papua Nugini
Berita Terkini
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
47 menit yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
1 jam yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
2 jam yang lalu
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
3 jam yang lalu
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
4 jam yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved