Menteri AS: Rusia pasok senjata kimia ke Suriah

Kamis, 05 September 2013 - 10:28 WIB
Menteri AS: Rusia pasok...
Menteri AS: Rusia pasok senjata kimia ke Suriah
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, mengaku menerima informasi, bahwa Rusia telah memasok senjata kimia ke Suriah. Hagel mengatakan, bukan rahasia lagi bahwa rezim Presiden Bashar al-Assad memiliki stok senjata kimia yang signifikan.

Informasi itu disampaikan Hagel kepada politikus Partai Republik AS, Joe Wilson, seperti dikutip ABC News, kemarin. Ketika Wilson bertanya soal kebenaran informasi, bahwa Rusia yang memasok senjata kimia ke Suriah, Hagel menjawab; ”Yah, Rusia memasok mereka. Lainnya memasok mereka dengan senjata-senjata kimia. Mereka membuat beberapa sendiri.”

Belum ada klarifikasi resmi dari Moskow atas tuduhan Hagel itu. Namun, Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam waktu yang nyaris bersamaan juga merilis klaim, bahwa proyektil kimia yang digunakan di pedesaan Khan al-Assal, Aleppo, bukan milik tentara Suriah. Temuan dari ahli Rusia itu, diharapkan membuat investigasi PBB lebih akurat.

Sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian itu, kemarin, menarik perhatian publik Suriah. ”Berbagai informasi yang bertujuan untuk menyalahkan tanggung jawab atas penggunaan senjata kimia yang diduga digunakan di dekat Damaskus, meskipun hasil penyelidikan PBB belum terungkap,” tulis kantor berita negara Suriah, SANA, Kamis (5/9/2013), merujuk laporan Rusia Today.

Kementerian Luar Negeri Rusia itu, menyindir, kesimpulan dini yang dilontarkan AS dan sekutunya soal klaim senjata kimia, yang mendahului kerja PBB yang belum menyampaikan kesimpulannya.”Ibarat jalan sedang diaspal untuk aksi militer terhadap Damaskus,” sindir kementerian itu.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Suriah itu, menjelaskan bukti, jika proyektil kimia bukan milik tentara Suriah. ”Proyektil yang digunakan dalam insiden itu bukan amunisi standar yang dimiliki tentara Suriah. (Bentuknya) kasar, dan parameter dari rudal yang diproduksi mirip milik kelompok Brigade al-Bashair Nasr.”
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
38 menit yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
1 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
5 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
6 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved