Karzai sesalkan ledakan roket polisi yang menewaskan 6 anak
Rabu, 04 September 2013 - 20:05 WIB
Karzai sesalkan ledakan roket polisi yang menewaskan 6 anak
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyatakan penyesalan yang mendalam kepada keluarga enam anak yang tewas akibat ledakan roket milik polisi Afghanistan, Rabu (4/9/2013). Demikian isi pernyataan yang dirilis kantor Kepresidenan Afghanistan.
"Presiden Karzai secara langsung mengucapkan belangsungkawa dan rasa penyesalan mendalam kepada keluarga dari enam anak yang tewas dalam insiden ledakan roket di Provinsi Baghlan," kata pernyataan itu.
"Presiden Karzai kemudian memerintahkan otoritas lokal di Baghlan untuk memberikan sejumlah bantuan langsung kepada keluarga korban tewas," lanjut isi pernyataan tersebut.
Insiden penembakkan roket itu terjadi pada Jumat pekan lalu di Distrik Doshi, Provinsi Baghlan utara. Menurut pejabat setempat, para polisi di tepi sungai sengaja menembakkan roket ke dalam air. Roket meleset, dan mengenai lokasi di mana anak-anak sedang bermain.
"Tembakan roket itu, menewaskan enam orang dan melukai dua orang lainnya,” kata Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, dalam sebuah pernyataan. ”Delapan polisi yang dituduh menyalahgunakan senjata pemerintah yang menewaskan anak-anak itu telah ditangkap dan diserahkan kepada oditur militer untuk penyelidikan,” lanjut pernyataan itu.
"Polisi tidak bermaksud untuk membunuh anak-anak, mereka sedang memancing, tetapi roket yang meleset, mengenai anak-anak yang berenang,” imbuh penyataan Kementerian tersebut.
"Presiden Karzai secara langsung mengucapkan belangsungkawa dan rasa penyesalan mendalam kepada keluarga dari enam anak yang tewas dalam insiden ledakan roket di Provinsi Baghlan," kata pernyataan itu.
"Presiden Karzai kemudian memerintahkan otoritas lokal di Baghlan untuk memberikan sejumlah bantuan langsung kepada keluarga korban tewas," lanjut isi pernyataan tersebut.
Insiden penembakkan roket itu terjadi pada Jumat pekan lalu di Distrik Doshi, Provinsi Baghlan utara. Menurut pejabat setempat, para polisi di tepi sungai sengaja menembakkan roket ke dalam air. Roket meleset, dan mengenai lokasi di mana anak-anak sedang bermain.
"Tembakan roket itu, menewaskan enam orang dan melukai dua orang lainnya,” kata Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, dalam sebuah pernyataan. ”Delapan polisi yang dituduh menyalahgunakan senjata pemerintah yang menewaskan anak-anak itu telah ditangkap dan diserahkan kepada oditur militer untuk penyelidikan,” lanjut pernyataan itu.
"Polisi tidak bermaksud untuk membunuh anak-anak, mereka sedang memancing, tetapi roket yang meleset, mengenai anak-anak yang berenang,” imbuh penyataan Kementerian tersebut.
(esn)