Pemerintah Filipina & MILF kian dekati kata damai
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 21:26 WIB
Pemerintah Filipina & MILF kian dekati kata damai
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), yang merupakan kelompok gerilyawan Muslim terbesar di negara itu, bergerak lebih dekat menuju penandatanganan perjanjian perdamaian yang komprehensif. Demikian dinyatakan oleh seorang pejabat senior Pemerintah Filipina, Sabtu (31/8/2013).
Penasihat Presiden tentang Proses Perdamaian, Teresita Deles, membuat pernyataan saat Filipina memasuki perayaan Bulan Kesadaran Perdamaian Nasional yang jatuh pada bulan September. Peringatan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya perdamaian dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman di kalangan masyarakat akan proses perdamaian yang komprehensif .
"Bulan Perdamaian juga merupakan waktu untuk merayakan prestasi yang telah kita capai dalam proses perdamaian. Kita bergerak lebih dekat ke arah penandatanganan Perjanjian Komprehensif dengan Front Pembebasan Islam Moro," kata Deles, seperti dikutip dari Xinhua.
Deles mengatakan, bahwa Pemerintah Filipina dan MILF telah menyelesaikan dua dari empat lampiran untuk Kerangka Perjanjian tentang Bangsamoro (FAB) dan kedua pihak sedang membahas lampiran tersisa tentang normalisasi dan pembagian kekuasaan .
Keempat lampiran, bersama-sama dengan FAB, merupakan Perjanjian Komprehensif di mana para pihak bertujuan untuk menandatanganinya pada tahun ini. Wakil Pemerintah Filipina dan para perunding MILF dijadwalkan bertemu pada September untuk melanjutkan diskusi mereka pada lampiran tersisa.
Perjanjian komprehensif bertujuan untuk menciptakan pemerintahan Bangsa Moro yang akan menggantikan otonomi daerah yang ada di Mindanao dan mengakhiri lebih dari empat dekade konflik bersenjata di Filipina selatan.
Penasihat Presiden tentang Proses Perdamaian, Teresita Deles, membuat pernyataan saat Filipina memasuki perayaan Bulan Kesadaran Perdamaian Nasional yang jatuh pada bulan September. Peringatan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya perdamaian dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman di kalangan masyarakat akan proses perdamaian yang komprehensif .
"Bulan Perdamaian juga merupakan waktu untuk merayakan prestasi yang telah kita capai dalam proses perdamaian. Kita bergerak lebih dekat ke arah penandatanganan Perjanjian Komprehensif dengan Front Pembebasan Islam Moro," kata Deles, seperti dikutip dari Xinhua.
Deles mengatakan, bahwa Pemerintah Filipina dan MILF telah menyelesaikan dua dari empat lampiran untuk Kerangka Perjanjian tentang Bangsamoro (FAB) dan kedua pihak sedang membahas lampiran tersisa tentang normalisasi dan pembagian kekuasaan .
Keempat lampiran, bersama-sama dengan FAB, merupakan Perjanjian Komprehensif di mana para pihak bertujuan untuk menandatanganinya pada tahun ini. Wakil Pemerintah Filipina dan para perunding MILF dijadwalkan bertemu pada September untuk melanjutkan diskusi mereka pada lampiran tersisa.
Perjanjian komprehensif bertujuan untuk menciptakan pemerintahan Bangsa Moro yang akan menggantikan otonomi daerah yang ada di Mindanao dan mengakhiri lebih dari empat dekade konflik bersenjata di Filipina selatan.
(esn)