Antisipasi serangan, rezim Suriah pindahkan puluhan rudal Scud
Jum'at, 30 Agustus 2013 - 03:43 WIB
Antisipasi serangan, rezim Suriah pindahkan puluhan rudal Scud
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan yang setia pada Presiden Suriah, Bashar al-Assad, pada Kamis (29/8/2013) pagi, dilaporkan telah memindahkan puluhan rudal Scud dan peluncur rudal dari basis mereka di utara Damaskus.
Seperti dilaporkan Reuters, yang mengutip sumber-sumber di kubu oposisi Suriah, langkah itu kemungkinan diambil untuk melindungi rudal-rudal tersebut dari kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.
Puluhan rudal itu dipindahkan dengan menggunakan truk militer dari posisi semula mereka di kaki bukit pegunungan Qalamoun. Wilayah ini adalah salah satu distrik yang dijaga ketat oleh militer Suriah. Menurut sumber oposisi Suriah, rudal itu ditutupi dengan terpal.
Seorang aktivis oposisi Suriah di daerah Qalamoun yang menyebut dirinya Amer al-Qalamouni, menyatakan kepada Reuters melalui telepon, bahwa pasukan Pemerintah Suriah juga telah meninggalkan wilayah itu.
"Kebanyakan dari personil di wilayah itu tampaknya telah meninggalkan lokasi,” jelasnya. Ia menambahkan, bahwa truk trailer yang sarat dengan peralatan militer juga terlihat berangkat dari Damaskus menuju jalan lingkar ke selatan.
“Tak diketahui, apakah senjata-senjata berat itu sedang diangkut untuk disimpan di tempat lain atau akan tetap terus-menerus bergerak untuk menghindari serangan,” lanjutnya.
Sepanjang tahun ini, lebih dari dua lusin rudal Scud dan rudal balistik dengan jangkauan 300 km, serta banyak jenis rudal lainnya, ditembakkan dari dasar bukit Qalamoun. Beberapa di antaranya menghantam wilayah utara Aleppo.
Seperti dilaporkan Reuters, yang mengutip sumber-sumber di kubu oposisi Suriah, langkah itu kemungkinan diambil untuk melindungi rudal-rudal tersebut dari kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.
Puluhan rudal itu dipindahkan dengan menggunakan truk militer dari posisi semula mereka di kaki bukit pegunungan Qalamoun. Wilayah ini adalah salah satu distrik yang dijaga ketat oleh militer Suriah. Menurut sumber oposisi Suriah, rudal itu ditutupi dengan terpal.
Seorang aktivis oposisi Suriah di daerah Qalamoun yang menyebut dirinya Amer al-Qalamouni, menyatakan kepada Reuters melalui telepon, bahwa pasukan Pemerintah Suriah juga telah meninggalkan wilayah itu.
"Kebanyakan dari personil di wilayah itu tampaknya telah meninggalkan lokasi,” jelasnya. Ia menambahkan, bahwa truk trailer yang sarat dengan peralatan militer juga terlihat berangkat dari Damaskus menuju jalan lingkar ke selatan.
“Tak diketahui, apakah senjata-senjata berat itu sedang diangkut untuk disimpan di tempat lain atau akan tetap terus-menerus bergerak untuk menghindari serangan,” lanjutnya.
Sepanjang tahun ini, lebih dari dua lusin rudal Scud dan rudal balistik dengan jangkauan 300 km, serta banyak jenis rudal lainnya, ditembakkan dari dasar bukit Qalamoun. Beberapa di antaranya menghantam wilayah utara Aleppo.
(esn)