Koalisi oposisi Suriah ingin Assad diadili di depan masyarakat internasional
Kamis, 29 Agustus 2013 - 23:06 WIB
Koalisi oposisi Suriah ingin Assad diadili di depan masyarakat internasional
A
A
A
Sindonews.com – Koalisi Nasional Oposisi Suriah (SNC), sebuah payung kelompok oposisi Suriah di pengasingan yang didukung oleh negara-negara Barat, pada Kamis (29/8/2013), mendesak dunia Barat untuk merespon dugaan penggunaan senjata kimia dekat Damaskus oleh Pemerintah Suriah pada pekan lalu.
Namun, SNC menyadari, bahwa intervensi militer belum tentu mengubah kondisi saat ini. "Kami memahami, bahwa intervensi militer internasional tidak bertujuan untuk mengubah rezim di Suriah dan akan berada dalam cara yang terbatas," ujar Khalid Saleh, Kepala Kantor Media SNC, seperti dikutip dari Xinhua.
Mengacu pada pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, Saleh mengatakan, bahwa Obama telah menyatakan dengan sangat jelas. “Intervensi ini tidak akan mengubah rezim dan prioritas mereka (AS) adalah untuk menghentikan pertumpahan darah di Suriah,” lanjut Saleh.
"Kami ingin Presiden Suriah Bashar al-Assad diadili di depan masyarakat internasional dan (Assad) harus dihukum karena membunuh warga sipil tak berdosa dan menggunakan senjata kimia," tambah Saleh. Saat ini, kecaman terhadap rezim Suriah kian meningkat dan telah terbuka kemungkian untuk dilancarkannya intervensi militer ke Suriah.
Pada pekan lalu, oposisi Suriah melaporkan adanya serangan senjata kimia di pinggiran Damaskus yang telah menewaskan ratusan warga sipil tak berdosa. Saat ini, sebuah tim PBB tengah berada di Damaskus untuk menyelidiki laporan tersebut.
Namun, SNC menyadari, bahwa intervensi militer belum tentu mengubah kondisi saat ini. "Kami memahami, bahwa intervensi militer internasional tidak bertujuan untuk mengubah rezim di Suriah dan akan berada dalam cara yang terbatas," ujar Khalid Saleh, Kepala Kantor Media SNC, seperti dikutip dari Xinhua.
Mengacu pada pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, Saleh mengatakan, bahwa Obama telah menyatakan dengan sangat jelas. “Intervensi ini tidak akan mengubah rezim dan prioritas mereka (AS) adalah untuk menghentikan pertumpahan darah di Suriah,” lanjut Saleh.
"Kami ingin Presiden Suriah Bashar al-Assad diadili di depan masyarakat internasional dan (Assad) harus dihukum karena membunuh warga sipil tak berdosa dan menggunakan senjata kimia," tambah Saleh. Saat ini, kecaman terhadap rezim Suriah kian meningkat dan telah terbuka kemungkian untuk dilancarkannya intervensi militer ke Suriah.
Pada pekan lalu, oposisi Suriah melaporkan adanya serangan senjata kimia di pinggiran Damaskus yang telah menewaskan ratusan warga sipil tak berdosa. Saat ini, sebuah tim PBB tengah berada di Damaskus untuk menyelidiki laporan tersebut.
(esn)