Kerry minta Iran bebaskan warga AS yang ditahan

Kamis, 29 Agustus 2013 - 16:13 WIB
Kerry minta Iran bebaskan...
Kerry minta Iran bebaskan warga AS yang ditahan
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry mengatakan, Washington "sangat prihatin" tentang nasib dua warga AS yang ditahan di penjara Iran. Kerry lantas menyerukan Pemerintah Iran untuk membebaskan keduanya, Rabu (28/8/2013).

"AS sangat prihatin dengan nasib Amir Hekmati dan Saeed Abedini," ungkap Kerry dalam sebuah pernyataan.

Amir Mirzai Hekmati adalah seorang seorang mantan Marinir AS yang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Iran pada Januari 2012 lalu atas tuduhan spionase. Namun, tudingan itu dibantah Pemerintah AS. "Tudingan itu adalah palsu," ungkap Kerry.

Dalam sebuah tayangan di televisi Pemerintah Iran pada pertengahan Desember 2011 lalu, Hekmati yang fasih berbahasa Farsi dan Inggris mengaku, bahwa dia adalah anggota Badan Intelijen AS (CIA) yang ditugaskan untuk melakukan penyusupan ke badan intelijen Iran. Pengakuan berbeda diungkapkan oleh keluarga Hekmati yang masih tinggal di AS. Menurut mereka, Hekmati bukan mata-mata dan ia pergi ke Iran untuk mengunjungi neneknya.

Sementara itu, Abedini menjadi warga AS setelah melalui proses naturalisasi, dia juga telah berpindah agama dari Islam ke Kristen. Januari lalu, pengadilan Iran menjatuhi Abedini hukuman penjara delapan tahun atas perannya membangun sejumlah gereja di Iran.

Sebelumnya, Naghmeh, istri Abedini yang masih tinggal di negara bagian Idaho dengan anak mereka, sempat melontarkan kritik kepada Presiden AS Barack Obama atas sikap diamnya.

Kerry juga meminta Pemerintah Iran memberikan kejelasan tentang nasib Robert Levinson, warga AS sekaligus mantan agen FBI yang hilang di Iran pada tahun 2007 lalu saat menyelidiki pemalsuan rokok di wilayah tersebut."Dengan keberanian dan martabat yang luar biasa mereka telah melewati banyak waktu penting tanpa kehadirannya. Keluarga mereka tidak seharusnya khawatir tentang keberadaannya dan kesejahteraan," ungkap Kerry.

Menanggapi desakan pemerintah AS untuk mengungkapkan di mana keberadaan Levinson, Pemerintah Iran bersikeras bahwa mereka sama sekali tidak memiliki informasi baru tentang keberadaan dan mengungkapkan bahwa Levinson tidak berada di Iran.
(esn)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
12 menit yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
53 menit yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
1 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
2 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved