Negosiator Palestina & Israel tetap lakukan perundingan damai
Selasa, 27 Agustus 2013 - 23:32 WIB
Negosiator Palestina & Israel tetap lakukan perundingan damai
A
A
A
Sindonews.com – Juru runding Palestina dan Israel tetap melakukan pertemuan di Kota Jericho, Tepi Barat, pada Senin (26/8/2013) malam. Padahal, semula pihak Palestina menyatakan tak akan melanjutkan putaran empat perundingan damai, sebagai bentuk protes atas tewasnya tiga warga Palestina di Ramallah, akibat tembakan tentara Israel.
Sebuah sumber yang tak disebutkan namanya mengatakan pada Xinhua, bahwa dua tim negosiasi bertemu di rumah Kepala Perunding Palestina, Saeb Erekat. Dalam pertemuan itu, tak ada utusan dari Amerika Serikat (AS), yang menjadi sponsor dari pembicaraan damai ini.
"Erekat menyampaikan protes pada delegasi Israel untuk pembunuhan tiga warga Palestina oleh tembakan tentara Israel di Ramallah utara," kata sumber itu. Israel tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.
Sebelumnya, seorang pejabat di Organisasi Pembebasan Palestina, Yasser Abed Rabbo, telah menyatakan bahwa Palestina telah menangguhkan pembicaraan. Pernyataan ini sempat pula dibantah oleh pihak AS.
"Seperti yang telah kami katakana, pihak yang melakukan negosiasi serius dan berkelanjutan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.
"Kami tidak akan mengumumkan ketika setiap pertemuan berlangsung. Tapi, sekali lagi saya dapat meyakinkan Anda, bahwa tidak ada indikasi kalau pertemuan telah dibatalkan," katanya.
Perundingan di Jericho ini adalah dialog putaran ke empat antara Palestina-Israel. Tiga putaran perundingan sebelumnya telah terlaksana dengan dukungan AS. Rangkaian perundingan ini kembali dilakukan sejak Juli silam, setelah sempat terhenti selama tiga tahun.
Sebuah sumber yang tak disebutkan namanya mengatakan pada Xinhua, bahwa dua tim negosiasi bertemu di rumah Kepala Perunding Palestina, Saeb Erekat. Dalam pertemuan itu, tak ada utusan dari Amerika Serikat (AS), yang menjadi sponsor dari pembicaraan damai ini.
"Erekat menyampaikan protes pada delegasi Israel untuk pembunuhan tiga warga Palestina oleh tembakan tentara Israel di Ramallah utara," kata sumber itu. Israel tidak membenarkan atau membantah laporan tersebut.
Sebelumnya, seorang pejabat di Organisasi Pembebasan Palestina, Yasser Abed Rabbo, telah menyatakan bahwa Palestina telah menangguhkan pembicaraan. Pernyataan ini sempat pula dibantah oleh pihak AS.
"Seperti yang telah kami katakana, pihak yang melakukan negosiasi serius dan berkelanjutan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.
"Kami tidak akan mengumumkan ketika setiap pertemuan berlangsung. Tapi, sekali lagi saya dapat meyakinkan Anda, bahwa tidak ada indikasi kalau pertemuan telah dibatalkan," katanya.
Perundingan di Jericho ini adalah dialog putaran ke empat antara Palestina-Israel. Tiga putaran perundingan sebelumnya telah terlaksana dengan dukungan AS. Rangkaian perundingan ini kembali dilakukan sejak Juli silam, setelah sempat terhenti selama tiga tahun.
(esn)