Tak takut diserang asing, Suriah jalankan terus aksi militer
Selasa, 27 Agustus 2013 - 17:41 WIB
Tak takut diserang asing, Suriah jalankan terus aksi militer
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Suriah, Walid Moualem, menggelar jumpa pers pada Selasa (27/8/2013). Ia mengatakan, aksi militer Pemerintah Suriah tidak akan berhenti untuk menumpas kelompok pemberontak bersenjata, meski diancam diserang pasukan asing.
Menurutnya, operasi militer tidak akan memberikan kesempatan bagi kelompok pemberontak, termasuk al-Qaeda untuk menang. ”Upaya militer (pemerintah) tidak akan berhenti di sekitar Damaskus. Tujuannya adalah untuk membatasi kemenangan kelompok pemberontak bersenjata, mereka tidak akan berhasil,” kata Moualem, seperti dikutip Reuters.
Menlu Suriah dalam kesempatan itu, juga menepis tudingan Menlu AS, John Kerry, bahwa, Pemerintah Suriah menyembunyikan sesuatu, sehingga inspeksi Tim PBB sempat mengalami penundaan. Menurutnya, tuduhan Kerry itu tidak benar.
Yang benar, kata Moualem, penundaan jadwal kerja tim inspeksi PBB di Suriah, karena ada perbedaan pendapat dari pihak pemberontak terkait pengaturan keamanan. Dia juga menolak tuduhan Kerry, yang menyebut Pemerintah Presiden Bashar al-Assad telah menghalangi kerja Tim PBB.
Menurutnya, operasi militer tidak akan memberikan kesempatan bagi kelompok pemberontak, termasuk al-Qaeda untuk menang. ”Upaya militer (pemerintah) tidak akan berhenti di sekitar Damaskus. Tujuannya adalah untuk membatasi kemenangan kelompok pemberontak bersenjata, mereka tidak akan berhasil,” kata Moualem, seperti dikutip Reuters.
Menlu Suriah dalam kesempatan itu, juga menepis tudingan Menlu AS, John Kerry, bahwa, Pemerintah Suriah menyembunyikan sesuatu, sehingga inspeksi Tim PBB sempat mengalami penundaan. Menurutnya, tuduhan Kerry itu tidak benar.
Yang benar, kata Moualem, penundaan jadwal kerja tim inspeksi PBB di Suriah, karena ada perbedaan pendapat dari pihak pemberontak terkait pengaturan keamanan. Dia juga menolak tuduhan Kerry, yang menyebut Pemerintah Presiden Bashar al-Assad telah menghalangi kerja Tim PBB.
(esn)