Arab Saudi desak dunia dukung pemerintah sementara Mesir
Rabu, 21 Agustus 2013 - 20:53 WIB
Arab Saudi desak dunia dukung pemerintah sementara Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Arab Saudi mendesak seluruh dunia internasional untuk mendukung pemerintah sementara di Mesir demi tercapainya stabilitas di sana dan tidak menghambat upaya itu, Rabu (21/8/2013).
"Kami berharap masyarakat internasional mendukung upaya pemerintah sementara Mesir yang mencita-citakan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran," ungkap Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal kepada AFP.
"Arab Saudi mendesak masyarakat internasional agar tidak mengambil langkah-langkah yang dapat menghambat upaya Pemerintah Mesir untuk menstabilkan kondisi dalam negeri di sana," lanjutnya.
Komentar Saud itu datang setelah sejumlah Menteri negara anggota Uni Eropa (UE) mengadakan pertemuan di Brussels. Bertentangan dengan rencana UE, Saud awal pekan ini mengumumkan bahwa mereka berjanji memberikan paket bantuan sebesar USD 5 milar bagi pemerintah sementara Mesir.
Dalam pertemuan itu, mereka akan menentukan sikap bersama mengutuk dengan keras aksi kekerasan yang telah menewaskan hampir 900 orang, termasuk hampir 100 tentara dan polisi, telah tewas di negara itu sejak 14 Agustus 2013, ketika pasukan keamanan pemerintah sementara meluncurkan penumpasan brutal terhadap ribuan demonstran pro-Morsi di Kairo.
Para Menteri negara anggota UE juga akan mempertibangkan rencana pemotongan paket bantuan dalam jumlah besar terhadap pemerintah Mesir, menangguhkan transaksi senjata serta kerjasama militer dan keamanan sambil menunggu munculnya solusi politik dari negara Arab.
"Kami berharap masyarakat internasional mendukung upaya pemerintah sementara Mesir yang mencita-citakan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran," ungkap Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal kepada AFP.
"Arab Saudi mendesak masyarakat internasional agar tidak mengambil langkah-langkah yang dapat menghambat upaya Pemerintah Mesir untuk menstabilkan kondisi dalam negeri di sana," lanjutnya.
Komentar Saud itu datang setelah sejumlah Menteri negara anggota Uni Eropa (UE) mengadakan pertemuan di Brussels. Bertentangan dengan rencana UE, Saud awal pekan ini mengumumkan bahwa mereka berjanji memberikan paket bantuan sebesar USD 5 milar bagi pemerintah sementara Mesir.
Dalam pertemuan itu, mereka akan menentukan sikap bersama mengutuk dengan keras aksi kekerasan yang telah menewaskan hampir 900 orang, termasuk hampir 100 tentara dan polisi, telah tewas di negara itu sejak 14 Agustus 2013, ketika pasukan keamanan pemerintah sementara meluncurkan penumpasan brutal terhadap ribuan demonstran pro-Morsi di Kairo.
Para Menteri negara anggota UE juga akan mempertibangkan rencana pemotongan paket bantuan dalam jumlah besar terhadap pemerintah Mesir, menangguhkan transaksi senjata serta kerjasama militer dan keamanan sambil menunggu munculnya solusi politik dari negara Arab.
(esn)