Korban hilang akibat tenggelamnya feri Filipina menjadi 85 orang
Minggu, 18 Agustus 2013 - 16:49 WIB
Korban hilang akibat tenggelamnya feri Filipina menjadi 85 orang
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah korban hilang akibat tenggelamnya kapal feri Thomas Aquinas yang bertabrakan dengan kapal kargo di dekat pelabuhan Cebu, Kota terbesar di Filipina, berkurang pesat menjadi tinggal 85 orang. Demikian diungkapkan penjaga pantai Filipina dalam sebuah rilis, Minggu (18/8/2013).
"Sampai pukul 10 pagi ini, jumlah korban tewas tenggelamnya kapal feri Thomas Aquinas bertambah menjadi 34 jiwa, sementara korban hilang turun menjadi 85 jiwa," ungkap penjaga pantai Filipina. Neil Sanchez, Kepala Penanggulangan Bencana di pusat Kota Cebu mengatakan, sejauh ini sudah lebih dari 700 penumpang feri Thomas Aquinas selamat dari insiden itu.
Tabrakan maut antara kapal feri Thomas Aquinas yang mengangkut 870 penumpang dan sebuah kapal kargo di dekat pelabuhan Cebu, Kota terbesar di Filipina tak terelakan, Jumat (17/8/2013) malam. Kecelakaan itu terjadi di mulut selat yang sempit, sekitar dua atau tiga kilometer dari pantai.
Rachel Capuno, petugas keamanan dari feri Thomas Aquinas mengatakan kepada radio DYSS, dampak tabrakan sangat kuat. "Feri Thomas Aquinas tenggelam dalam waktu 30 menit setelah tabrakan," ungkap Capuno.
Feri adalah salah satu moda transportasi utama di untuk menghubungkan 7.100 pulau di Filipina. Sayangnya, kecelakaan laut sering kali menimpa alternatif transportasi itu.
"Sampai pukul 10 pagi ini, jumlah korban tewas tenggelamnya kapal feri Thomas Aquinas bertambah menjadi 34 jiwa, sementara korban hilang turun menjadi 85 jiwa," ungkap penjaga pantai Filipina. Neil Sanchez, Kepala Penanggulangan Bencana di pusat Kota Cebu mengatakan, sejauh ini sudah lebih dari 700 penumpang feri Thomas Aquinas selamat dari insiden itu.
Tabrakan maut antara kapal feri Thomas Aquinas yang mengangkut 870 penumpang dan sebuah kapal kargo di dekat pelabuhan Cebu, Kota terbesar di Filipina tak terelakan, Jumat (17/8/2013) malam. Kecelakaan itu terjadi di mulut selat yang sempit, sekitar dua atau tiga kilometer dari pantai.
Rachel Capuno, petugas keamanan dari feri Thomas Aquinas mengatakan kepada radio DYSS, dampak tabrakan sangat kuat. "Feri Thomas Aquinas tenggelam dalam waktu 30 menit setelah tabrakan," ungkap Capuno.
Feri adalah salah satu moda transportasi utama di untuk menghubungkan 7.100 pulau di Filipina. Sayangnya, kecelakaan laut sering kali menimpa alternatif transportasi itu.
(esn)