Presiden iterim Mesir tunjuk 18 Gubernur baru
Rabu, 14 Agustus 2013 - 04:40 WIB
Presiden iterim Mesir tunjuk 18 Gubernur baru
A
A
A
Sindonews.com – Presiden interim Mesir, Adli Mansour, menunjuk sedikitnya 18 gubernur baru pada Selasa, (13/8/2013). Setengah dari mereka adalah pensiun jenderal. Penunjukkan gubernur baru ini adalah upaya untuk mendorong keluar anggota Ikhwanul Muslimin.
Saat Mohamed Morsi duduk di kursi presiden, ia telah menunjuk sejumlah warga sipil untuk menjabat sebagai gubernur provinsi. Beberapa dari mereka berasal dari Ikhwanul Muslimin. Sementara di era diktator Hosni Mubarak, posisi gubernur biasanya diisi oleh pensiunan tentara dan polisi.
Kebijakan yang diambil Mansour ini dikritik oleh sejumlah kalangan, karena membawa Mesir kembali ke era Mubarak. "Ini adalah hari Mubarak," tulis blogger terkenal Mesir, Alaa Abd El Fattah pada akun Twitter-nya.
Dalam pertemuan di istana kepresidenan, Mansour mengatakan kepada para gubernur baru, bahwa prioritas mereka adalah untuk meningkatkan pelayanan publik, menyediakan komoditas penting dengan harga yang tepat, dan membawa tentang keamanan di jalan-jalan Mesir.
Yasser El-Shimy, analis International Crisis Group, menyebut langkah ini membawa Mesir ke masa lalu, di mana penunjukan pensiunan jenderal dipandang sebagai cara untuk menjamin ketertiban dan stabilitas. "Langkah ini kemungkinan akan bermain dalam tuduhan kaum Islam, bahwa rezim baru berupaya untuk menghidupkan kembali rezim lama," katanya.
Saat Mohamed Morsi duduk di kursi presiden, ia telah menunjuk sejumlah warga sipil untuk menjabat sebagai gubernur provinsi. Beberapa dari mereka berasal dari Ikhwanul Muslimin. Sementara di era diktator Hosni Mubarak, posisi gubernur biasanya diisi oleh pensiunan tentara dan polisi.
Kebijakan yang diambil Mansour ini dikritik oleh sejumlah kalangan, karena membawa Mesir kembali ke era Mubarak. "Ini adalah hari Mubarak," tulis blogger terkenal Mesir, Alaa Abd El Fattah pada akun Twitter-nya.
Dalam pertemuan di istana kepresidenan, Mansour mengatakan kepada para gubernur baru, bahwa prioritas mereka adalah untuk meningkatkan pelayanan publik, menyediakan komoditas penting dengan harga yang tepat, dan membawa tentang keamanan di jalan-jalan Mesir.
Yasser El-Shimy, analis International Crisis Group, menyebut langkah ini membawa Mesir ke masa lalu, di mana penunjukan pensiunan jenderal dipandang sebagai cara untuk menjamin ketertiban dan stabilitas. "Langkah ini kemungkinan akan bermain dalam tuduhan kaum Islam, bahwa rezim baru berupaya untuk menghidupkan kembali rezim lama," katanya.
(esn)