Turki minta Iran upayakan pembebasan pilot yang diculik di Libanon
Selasa, 13 Agustus 2013 - 18:24 WIB
Turki minta Iran upayakan pembebasan pilot yang diculik di Libanon
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Turki meminta bantuan kepada Pemerintah Iran untuk mengupayakan pembebasan seorang pilot Turki yang diculik di Libanon pada Jumat 9 Agustus lalu. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Ahmet Davutoglu telah mengungkapkan permintaan itu secara langsung kepada mitranya, Menlu Iran Ali Akbar Salehi.
"Pemerintah Iran mengutuk aksi penculikan ini, terlepas dari tujuan penculikan, dan dimanapun hal itu terjadi apakah di Libanon, Suriah, atau negara lain sekalipun," ungkap Araghchi, seperti dilansir Fars, kantor berita Iran, Selasa (13/8/2013).
"Jika Iran punya kemampuan secara langsung untuk menyelesaikan masalah ini secara langsung dan dapat menemukan semua tawanan lain yang diculik, maka Iran tidak akan ragu untuk mengerahkan semua kemampuan itu," tegasnya.
Araghchi lantas menyinggung keberhasilan pembebasan 48 warga Iran yang diculik pada 2012 lalu di Suriah. Semua tawanan itu terbebas enam bulan setelah Iran bekerjasama sengan sejumlah negara sahabat untuk mengupayakan pembebasan itu.
Pilot Turki dan co-pilot, Murat Akpinar dan Murat Agca diculik sejumlah oleh pria bersenjata di Beirut, Libanon, empat hari yang lalu. Dua orang tersebut diculik dari dalam sebuah bus yang mengangkut karyawan Turkish Airlines dari Bandara Internasional Rafik Hariri menuju hotel di Ain Mreisseh. Pasca serangan penculikan itu, pemerintah Turki mengeluarkan larangan terbang kepada warganya dan meminta warga Turki yang masih berada di Libanon untuk pulang.
"Pemerintah Iran mengutuk aksi penculikan ini, terlepas dari tujuan penculikan, dan dimanapun hal itu terjadi apakah di Libanon, Suriah, atau negara lain sekalipun," ungkap Araghchi, seperti dilansir Fars, kantor berita Iran, Selasa (13/8/2013).
"Jika Iran punya kemampuan secara langsung untuk menyelesaikan masalah ini secara langsung dan dapat menemukan semua tawanan lain yang diculik, maka Iran tidak akan ragu untuk mengerahkan semua kemampuan itu," tegasnya.
Araghchi lantas menyinggung keberhasilan pembebasan 48 warga Iran yang diculik pada 2012 lalu di Suriah. Semua tawanan itu terbebas enam bulan setelah Iran bekerjasama sengan sejumlah negara sahabat untuk mengupayakan pembebasan itu.
Pilot Turki dan co-pilot, Murat Akpinar dan Murat Agca diculik sejumlah oleh pria bersenjata di Beirut, Libanon, empat hari yang lalu. Dua orang tersebut diculik dari dalam sebuah bus yang mengangkut karyawan Turkish Airlines dari Bandara Internasional Rafik Hariri menuju hotel di Ain Mreisseh. Pasca serangan penculikan itu, pemerintah Turki mengeluarkan larangan terbang kepada warganya dan meminta warga Turki yang masih berada di Libanon untuk pulang.
(esn)